Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, Sumatera Utara – MediaViral.net

Kondisi areal perkebunan di Unit Kebun Mayang menuai sorotan. Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan tanaman menghasilkan (TM) diduga tidak terawat, sementara anggaran perawatan rutin tetap berjalan setiap tahun.

Di lokasi perkebunan, terlihat gulma tumbuh lebat, pelepah tidak dipangkas, serta beberapa pohon mati tanpa penanganan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan laporan administrasi yang mencatat kegiatan perawatan, termasuk pemangkasan (pruning), tetap dilaksanakan.

banner 600x600

Perbedaan antara laporan dan kondisi nyata tersebut memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dugaan Ketidaksesuaian Kegiatan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan pruning tercatat dalam dokumen resmi dan anggaran disebut telah dicairkan. Namun di lapangan, aktivitas tersebut diduga tidak dilakukan secara optimal.

Baca Juga :  “Serbu” Jakarta! Bupati Lampung Barat Desak Kerja Sama dan Bantuan, DKI Tak Bisa Lagi Tutup Mata

Jika benar terjadi, kondisi ini berpotensi mengindikasikan adanya:

Ketidaksesuaian antara laporan dan realisasi

Lemahnya pengawasan internal

Dugaan praktik administratif yang tidak sesuai prosedur

Potensi Dampak

Situasi tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi tanaman, tetapi juga berpotensi menurunkan produktivitas kebun. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memengaruhi pendapatan perusahaan serta kontribusi terhadap negara.

Selain itu, jika ketidaksesuaian berlangsung dalam waktu lama, potensi kerugian bisa meningkat, mengingat luas lahan dan besaran anggaran perawatan yang dikeluarkan setiap tahun.

Baca Juga :  Satbinmas Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar Pada Instansi Yang Memberikan Pelayanan Publik

Perlu Evaluasi dan Audit

Sejumlah pihak mendorong agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan:

Kesesuaian antara laporan dan kondisi lapangan

Proses penggunaan anggaran

Sistem pengawasan yang berjalan

Langkah evaluasi dan audit dinilai penting guna menjaga transparansi serta akuntabilitas pengelolaan aset negara.

Harapan Perbaikan

Apabila ditemukan pelanggaran, diharapkan dapat ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, perbaikan tata kelola dan pengawasan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pengelolaan perkebunan negara diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga aset yang dimiliki benar-benar memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat luas. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru