Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, Sumatera Utara – MediaViral.net

Kondisi areal perkebunan di Unit Kebun Mayang menuai sorotan. Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan tanaman menghasilkan (TM) diduga tidak terawat, sementara anggaran perawatan rutin tetap berjalan setiap tahun.

Di lokasi perkebunan, terlihat gulma tumbuh lebat, pelepah tidak dipangkas, serta beberapa pohon mati tanpa penanganan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan laporan administrasi yang mencatat kegiatan perawatan, termasuk pemangkasan (pruning), tetap dilaksanakan.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbedaan antara laporan dan kondisi nyata tersebut memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dugaan Ketidaksesuaian Kegiatan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan pruning tercatat dalam dokumen resmi dan anggaran disebut telah dicairkan. Namun di lapangan, aktivitas tersebut diduga tidak dilakukan secara optimal.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Paripurna Memperingati Hari Jadi ke-77 Provinsi Sumut

Jika benar terjadi, kondisi ini berpotensi mengindikasikan adanya:

Ketidaksesuaian antara laporan dan realisasi

Lemahnya pengawasan internal

Dugaan praktik administratif yang tidak sesuai prosedur

Potensi Dampak

Situasi tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi tanaman, tetapi juga berpotensi menurunkan produktivitas kebun. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memengaruhi pendapatan perusahaan serta kontribusi terhadap negara.

Selain itu, jika ketidaksesuaian berlangsung dalam waktu lama, potensi kerugian bisa meningkat, mengingat luas lahan dan besaran anggaran perawatan yang dikeluarkan setiap tahun.

Baca Juga :  Kunjungan Kapolres OKI ke Posko Karhutla Desa Terusan Jawa: Perkuat Upaya Pencegahan dan Pemadaman Api

Perlu Evaluasi dan Audit

Sejumlah pihak mendorong agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan:

Kesesuaian antara laporan dan kondisi lapangan

Proses penggunaan anggaran

Sistem pengawasan yang berjalan

Langkah evaluasi dan audit dinilai penting guna menjaga transparansi serta akuntabilitas pengelolaan aset negara.

Harapan Perbaikan

Apabila ditemukan pelanggaran, diharapkan dapat ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, perbaikan tata kelola dan pengawasan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pengelolaan perkebunan negara diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga aset yang dimiliki benar-benar memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat luas. (mediaviral.net)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan
Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat
Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram
AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan
Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
“Halalbihalal atau Deal Politik?” Elite Sumut Berkumpul, Publik Curiga Ada Konsolidasi Senyap!

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:47 WIB

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat

Senin, 6 April 2026 - 17:36 WIB

Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram

Senin, 6 April 2026 - 17:28 WIB

AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Berita Terbaru