Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Dugaan penyimpangan anggaran kembali menjadi sorotan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kali ini, perhatian publik tertuju pada pengelolaan dana program suntik kontrasepsi (KB) oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ogan Komering Ilir (DPPKB OKI).

Sorotan tersebut disampaikan oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) OKI yang menduga adanya ketidaksesuaian antara besarnya anggaran dengan realisasi kegiatan di lapangan.

banner 600x600

Ketua PPWI OKI, M. Abbas Umar, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi dari sumber di lapangan terkait adanya kesenjangan antara dana yang dianggarkan dengan kualitas serta volume pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Desa Cot Kuta, Ikon Industri Kerajinan di Bireuen

“Kami melihat adanya perbedaan yang cukup signifikan antara anggaran yang dikeluarkan dengan pelaksanaan di lapangan. Hal ini menimbulkan dugaan adanya mark-up anggaran hingga potensi korupsi,” ujarnya.

Menurutnya, program KB merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga. Oleh karena itu, penggunaan anggaran dalam program tersebut harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Ia menegaskan bahwa jika dugaan tersebut benar, maka hal ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari program tersebut.

Baca Juga :  Tabrakan Beruntun di Desa Bandar Putih Lampung Utara, Satu Orang Meninggal Ditempat

PPWI OKI pun mendorong agar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ogan Komering Ilir segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Selain itu, aparat penegak hukum dan lembaga pengawas diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Publik kini menantikan transparansi dan langkah konkret dari pihak terkait guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran pemerintah di Kabupaten Ogan Komering Ilir. (Tim/Red)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru