Anyer Nyaris Lumpuh! Ledakan Wisatawan Paksa Polisi Berlakukan Rekayasa Ekstrem di Jalur Palima–Cinangka

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, Banten – MediaViral.net

Jalur wisata Palima–Cinangka nyaris tak bergerak! Lonjakan wisatawan yang membludak ke pantai Anyer membuat arus lalu lintas berada di ambang kelumpuhan. Situasi genting ini memaksa Polresta Serang Kota mengambil langkah cepat dan tegas: rekayasa lalu lintas diberlakukan secara agresif, Senin (23/03/2026).

Personel gabungan dari Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026 dan Satuan Lalu Lintas turun habis-habisan ke lapangan. Mereka berjibaku di tengah derasnya arus kendaraan yang seolah tak ada henti menuju kawasan wisata favorit tersebut.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria, melalui Kasat Lantas Kompol Tiwi Afrina, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan benar-benar berada di titik kritis.

“Lonjakan kendaraan sangat tinggi. Kalau tidak dilakukan rekayasa lalu lintas secara cepat dan terukur, jalur Palima hingga Cinangka bisa lumpuh total,” tegasnya.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Lampung Utara Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah

Koordinasi darurat langsung dilakukan lintas wilayah. Polresta Serang Kota menggandeng Polres Cilegon, serta Pos Pengamanan Ciomas dan Padarincang untuk menahan laju kemacetan yang kian tak terkendali.

Langkah paling mencolok adalah penerapan sistem satu arah (one way) secara situasional—sebuah skenario “rem darurat” untuk menyelamatkan arus kendaraan dari stagnasi total. Sistem ini diberlakukan fleksibel, bahkan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti tekanan di lapangan.

“Ini bukan lagi pengaturan biasa. Ini langkah taktis untuk mencegah kemacetan total,” ujar Kompol Tiwi.

Meski kendaraan masih bisa bergerak, faktanya laju arus berada dalam tekanan tinggi. Sedikit saja lengah, antrean panjang bisa berubah menjadi kemacetan parah yang melumpuhkan akses wisata Anyer.

Baca Juga :  Kepada Pejabat Terkait dan Yang Terlibat Agar untuk Pembangunan Pelabuhan Nelayan Jangan di Persulit

Di tengah kondisi panas ini, polisi mengingatkan keras kepada para wisatawan: jangan hanya fokus liburan, tapi abaikan keselamatan.

Pengendara diminta tidak memaksakan diri, tetap patuh pada arahan petugas, dan memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima. Jika kelelahan, berhenti adalah satu-satunya pilihan bijak.

“Jangan sampai liburan berubah jadi petaka. Istirahat jika lelah. Keselamatan jauh lebih penting daripada sekadar sampai cepat,” tegasnya.

Lonjakan wisata ke Anyer tahun ini benar-benar menjadi ujian serius. Rekayasa lalu lintas pun kini jadi benteng terakhir agar jalur wisata tak benar-benar kolaps di tengah euforia libur panjang. (mediaviral.net)

Berita Terkait

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan
“Halalbihalal atau Deal Politik?” Elite Sumut Berkumpul, Publik Curiga Ada Konsolidasi Senyap!
Gila! PAN Sumsel Bidik 1 Juta Relawan: Ambisi Besar atau Sekadar Gertakan Politik?
“Jangan Sampai Kita Diperbudak AI!” — Komisi X DPR RI dan Badan Riset dan Inovasi Nasional Ingatkan Bahaya di Balik Kecanggihan Teknologi
Heboh! Benda Bercahaya Mirip “Rudal” Lintasi Langit Lampung, Warga Geger dan Penuh Spekulasi “Kalagondang hingga Kultivator dari Tiongkok”

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Senin, 6 April 2026 - 17:15 WIB

PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata

Minggu, 5 April 2026 - 20:01 WIB

Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS

Minggu, 5 April 2026 - 18:46 WIB

Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 18:41 WIB

“Halalbihalal atau Deal Politik?” Elite Sumut Berkumpul, Publik Curiga Ada Konsolidasi Senyap!

Berita Terbaru