Bahu-Membahu: Polres OKI, TNI, Regu BKO Polda Sumsel, Manggala Agni, dan Perusahaan Bantu Warga Padamkan Kebakaran di Desa Tanjung Sari 2 Lempuing Jaya

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI/SUMATRA SELATAN, MEDIA-VIRAL.ID

Kebakaran lahan di Desa Tanjung Sari 2, Kecamatan Lempuing Jaya, mengancam kebun karet produktif milik masyarakat. Menanggapi situasi ini, tim gabungan yang terdiri dari Polres OKI, TNI, BKO Polda Sumsel, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan, dan masyarakat setempat telah dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman.

Upaya pemadaman di hari pertama, Minggu, pukul 12.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, sebanyak 94 personil dikerahkan. Pemadaman dilakukan dengan menggunakan 10 unit selang pompa air. Namun, tim menghadapi tantangan berat karena kebun karet tersebut berada di atas lahan rawa gambut dengan kedalaman gambut mencapai 2 meter.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya pemadaman dilanjutkan pada hari kedua, Senin, mulai pukul 07.00 sampai dengan malam ini, petugas bergantian dalam beristirahat. Pada hari ini, jumlah personil yang terlibat meningkat menjadi 187 orang, termasuk 20 personil Rayon Polsek, 10 personil Sat Samapta, 2 regu BKO Polda, 15 personil Manggala Agni, 50 personil RPK dari PT Sampoerna Agro, 40 personil RPK dari PT Wai Musi Agro, 40 personil dari Camat, Kades, serta MPA Desa, dan 10 personil TNI/Bhabinsa. Pemadaman dilakukan dengan menggunakan 10 unit selang pompa air. Pemadaman api pada hari Senin, 12/8/24 dibantu dari Satgas Udara penggunaan 2 helikopter water boombing.

Kapolres OKI, AKBP Hendrawan Susanto, SH SIK di lokasi kebakaran lahan dimaksud, menjelaskan bahwa kondisi lahan yang berada di atas rawa bergambut dan memiliki kedalaman gambut sekitar 2 meter menjadi kendala utama dalam pemadaman. Jarak antara kanal air dengan lokasi kebakaran berjarak 200 meter dengan lebar hamparan lahan terbakar sekitar 1.500 meter.

Baca Juga :  Kapolres Kobar Hadiri Pelantikan dan Sumpah Janji Anggota DPRD Kobar Terpilih Periode 2024-2029

Setelah melakukan survei lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, tim gabungan dipimpin Kalolres OKI merencanakan strategi pemadaman lanjutan pada hari berikutnya. Mereka akan membuka kanal / parit pada titik koordinat yang sudah tentukan di lahan yang berbatasan dengan PT Wai Musi Agro untuk membatasi penyebaran api. Parit akan dibuat untuk mengalirkan air ke lahan terbakar dan dibuat sumur baru dengan kedalaman 2 meter sebagai cadangan air untuk pompa air. Parit tersebut akan dibuat dengan menggunakan ekskavator milik perusahaan, dan titik koordinat awal pembuatan parit ini akan mengarah dan tembus ke pinggiran desa dengan panjang sekitar 1-1,2 kilometer, harapannya kesedian air terjaga saat pemadaman di tengah kebun karet dimaksud.

Baca Juga :  Paban IV Binkar Spersal TNI AL Melaksanakan Uji Petik ABK JF di Lanal Palembang

Kapolres OKI menambahkan bahwa malam ini, tim RPK dari perusahaan akan terus memadamkan api sebisa mungkin di titik koordinat yang telah ditentukan. Alat berat akan mulai digunakan besok pagi setelah jembatan selesai dibangun untuk menyeberangkan alat dari parit ke lahan yang terbakar.

Upaya terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas dan mengurangi risiko yang lebih besar bagi masyarakat Desa Tanjung Sari 2 Lempuing Jaya. (media-viral.id)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan
Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat
Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram
AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan
Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:47 WIB

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat

Senin, 6 April 2026 - 17:36 WIB

Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram

Senin, 6 April 2026 - 17:28 WIB

AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Berita Terbaru