Baru Selesai Dikerjakan Bangunan Rabat Beton di Desa Landbouw Rusak

Sabtu, 25 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN/SUMATRA UTARA, MEDIAVIRAL.ID

Minggu. 26..mei 2024
Baru selesai dikerjakan bangunan Rabat Beton bersumber dana desa (DD) Landbouw tahun anggaran 2024 mengalami rusak. Rabat beton Volume panjang 193 meter X 3,0 X. 0,15 meter, berbiaya sebesar Rp. 158.648.000. berlokasi di Dusun/Huta III Jalan Usaha Tani Nagori landbouw, kecamatan Bandar, kabupaten Simalungun itu, sudah rusak padahal baru beberapa hari selesai dikerjakan warga.

Menurut warga sekitar lokasi menyebutkan, Sabtu (11/05/2024) bahwa bangunan rabat beton tahun 2024 yang baru selesai di kerjakan oleh Kepala Desa/Pangulu Nagori landbouw sudah rusak.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Rabat beton baru ini dibangun pake DD Landbouw tahun 2024, tapi baru beberapa hari selesai dikerjakan udah rusak .” sebut warga.

Warga yang enggan ditulis namanya itu mengatakan, dirinya menduga bahwa pengerjaan rabat beton tersebut tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), sehingga kondisi bangunan seperti tidak memiliki kekuatan dan mudah rusak.

Baca Juga :  Persiapan Milad Kesultanan Banten ke 5 Abad 500 Tahun Lesultanan Banten Sekaligus Pengukuhan Laskar Kesultanan Banten

” Saya menduga pengerjaan rabat beton ini asal jadi tidak sesuai RAB dan KAK. Tengok aja baru beberapa hari udah rusak dan merugikan uang negara ratusan juta. Buang – buang anggaran aja,” kata warga itu kesal.

Selain menemukan adanya indikasi dugaan korupsi pada pelaksanaan bangunan rabat beton di nagori landbouw, warga juga menduga adanya main mata atau kongkalikong antara pangulu dan pendamping desa (PD) saat melakukan pengawasan bangunan itu.

” Selain itu saya juga menduga adanya kongkalikong antara pangulu dan pendamping desa untuk mengurangi anggaran rabat beton itu, sehingga berdampak bangunan gak kuat. Diantaranya adalah campuran material pasir dengan semen yang tidak berbanding,” ungkap warga itu.

Baca Juga :  Masyarakat Pribumi Mesuji Lampung Gelar Aksi Tuntut Hak Bertani di Lahan Register 45

Warga di Nagori landbouw berharap agar pemerintah kabupaten Simalungun benar – benar serius mengawasi penggunaan DD di setiap nagori sekabupaten simalungun, agar dana desa dapat digunakan sesuai tujuannya .

Sementara Kades atau pangulu nagori landbouw Haidir, belum dapat ditemui untuk di konfirmasi, terkait adanya bangunan rabat beton baru selesai dikerjakannya namun sudah rusak. Saat di hubungi melalui telepon seluler beliau mengatakan akan segera mengecek kelokasi rabat beton.

” Nanti sore kita cek ke lokasi karena saya lagi dijalan tol mau ke Medan,” ucapnya.(mediaviral.id)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan
Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat
Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram
AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan
Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:47 WIB

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat

Senin, 6 April 2026 - 17:36 WIB

Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram

Senin, 6 April 2026 - 17:28 WIB

AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Berita Terbaru