Kajati Sumsel OTT Camat dan 20 Kades di Lahat Usai Rapat HUT RI Ke-80 Mendatang, dan di Gelandang ke Palembang Malam Hari

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat/Sumatra Selatan, mediaviral.net

Tim penyidik Kejati Sumsel dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lahat, tepatnya di Kantor Camat Pagar Gunung, Kamis, sore (24/7).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan saat para kades tengah menghadiri rapat persiapan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Dalam operasi tersebut, tim kejaksaan juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp60 juta.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang tersebut diduga hasil pungutan liar (pungli) yang dilakukan camat terhadap para kepala desa dengan berbagai dalih. Dana dikumpulkan dari seluruh desa di Kecamatan Pagar Gunung.

Baca Juga :  Momentum Hari Bhayangkara ke-78 Pejabat Bupati Nukman Apresiasi Kenerja Polres Lampung Barat

Adapun 20 kades yang turut diamankan berasal dari Desa Air Lingkar, Bandung Agung, Batu Rusa, Danau, Germidar Ilir, Germidar Ulu, Karang Agung, Kedaton, Kupang, Lesung Batu, Merindu, Muara Dua, Padang Pagun, Pagar Gunung, Pagar Alam, Penantian, Rimba Sujud, Sawah Darat, Siring Agung, dan Tanjung Agung.

Menurut sumber internal Kejaksaan Tinggi Sumsel, seluruh pihak yang diamankan telah dibawa ke Palembang pada Kamis malam untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejati Sumsel.

Baca Juga :  Dandim 0426 TB, Hadiri Pelepasan Calon Jama'ah Haji Kabupaten Tuba TA 1446 H/2025 M

“Sudah dibawa ke Palembang habis Maghrib tadi, kemungkinan tiba di kantor sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar sumber tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejati Sumsel maupun Kejari Lahat terkait status hukum para pihak yang diamankan.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan
Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat
Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram
AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan
Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:47 WIB

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat

Senin, 6 April 2026 - 17:36 WIB

Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram

Senin, 6 April 2026 - 17:28 WIB

AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Berita Terbaru