Bengkulu – MediaViral.net
Sejumlah massa yang tergabung dalam kelompok ABRI 1 menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Senin (6/4/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah dugaan kasus di wilayah Bengkulu.
Aksi yang dipimpin tokoh masyarakat setempat, Lupti, bersama rekannya Bur, berlangsung dengan membawa tuntutan agar pihak Kejati segera merespons laporan yang mereka sampaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam orasinya, massa meminta Kejati Bengkulu untuk menindaklanjuti berbagai dugaan kasus secara cepat dan transparan. Mereka juga menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa tebang pilih.
Salah satu poin yang disuarakan dalam aksi tersebut adalah permintaan agar Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan persoalan yang disebut-sebut berkaitan dengan Mega Mall dan PDAM Kota Bengkulu. Massa menduga adanya aliran dana pada periode saat yang bersangkutan masih menjabat sebagai Wali Kota Bengkulu.
Ketua ABRI 1, Lupti, dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga menegaskan agar aparat penegak hukum bersikap adil dalam menangani perkara yang ada.
“Kami meminta agar semua dugaan ini diproses secara hukum dan tidak ada perlakuan berbeda dalam penanganan kasus korupsi di Bengkulu,” ujar Lupti.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejati Bengkulu terkait tuntutan massa tersebut.
Reporter: Ujang Mahmudin
(mediaviral.net)









