MEMBLUDAK! Ribuan Pengunjung Serbu Water Park Binuang, Kapolres Serang Turun Tangan Cegah Potensi Bahaya

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, Banten — MediaViral.co

Gelombang manusia tak terbendung! Libur Lebaran 1447 H berubah menjadi lautan pengunjung di Water Park Binuang, Kabupaten Serang. Ribuan orang tumpah ruah, memadati setiap sudut kolam hingga nyaris tak menyisakan ruang.

Situasi ini memicu kekhawatiran serius. Bukan sekadar ramai biasa—ini overload pengunjung yang berpotensi memicu insiden, terutama bagi anak-anak yang berenang di tengah kepadatan ekstrem.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi yang kian “panas”, Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi, Selasa (24/03/2026). Langkah ini dinilai sebagai sinyal tegas: situasi tak bisa dianggap santai.

7.000 Orang Sehari! Potensi Bahaya Mengintai

Data di lapangan mencengangkan. Sehari sebelumnya, jumlah pengunjung menembus 7.000 orang, sementara hingga siang hari ini sudah menyentuh 4.000 pengunjung—dan terus berdatangan.

Baca Juga :  Desa Labuhan Makmur Merenofasi Gedung Posyandu Menggunakan Dana Desa 2025

Dengan kondisi kolam yang penuh sesak, risiko seperti:

Anak tenggelam tanpa terpantau

Barang hilang di tengah kerumunan

Kepanikan massal jika terjadi insiden

menjadi ancaman nyata.

“Kami minta orang tua jangan lengah. Awasi anak-anak setiap saat di kolam,” tegas Kapolres dengan nada serius.

Polisi Siaga, Tapi Pengunjung Diminta Jangan Ceroboh

Sekitar 20 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal situasi. Namun, Kapolres mengingatkan, keamanan bukan hanya tugas polisi.

Pengunjung diminta tidak abai:

Jangan lepaskan anak tanpa pengawasan

Jangan lengah dengan barang berharga

Jangan nekat berenang di area padat

Karena dalam kondisi seperti ini, satu kelalaian kecil bisa berujung petaka besar.

Di Balik Ramainya Wisata, Ada Ancaman yang Tak Terlihat

Meski situasi dilaporkan masih aman dan kondusif hingga pukul 11.00 WIB, aparat tidak menutup mata terhadap potensi risiko yang bisa muncul kapan saja.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Kapolda Banten Kunjungi Pengadilan Tinggi

Kapolres bahkan harus turun langsung—sebuah indikasi bahwa kepadatan pengunjung sudah berada di level yang perlu perhatian ekstra.

Di sisi lain, aksi bagi-bagi makanan ringan oleh Kapolres menjadi penyejuk di tengah ketegangan, sekaligus upaya mendekatkan aparat dengan masyarakat.

Liburan atau Taruhan Keselamatan?

Fenomena membludaknya pengunjung ini menjadi pengingat keras: euforia liburan sering kali membuat masyarakat lengah.

Water Park Binuang hari ini bukan sekadar tempat wisata—tapi juga potensi titik rawan jika kewaspadaan diabaikan.

Liburan memang hak semua orang. Tapi jika tanpa kontrol dan kesadaran, yang seharusnya jadi momen bahagia bisa berubah menjadi tragedi. (mediaviral.co)

Berita Terkait

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan
“Halalbihalal atau Deal Politik?” Elite Sumut Berkumpul, Publik Curiga Ada Konsolidasi Senyap!
Gila! PAN Sumsel Bidik 1 Juta Relawan: Ambisi Besar atau Sekadar Gertakan Politik?
“Jangan Sampai Kita Diperbudak AI!” — Komisi X DPR RI dan Badan Riset dan Inovasi Nasional Ingatkan Bahaya di Balik Kecanggihan Teknologi
Heboh! Benda Bercahaya Mirip “Rudal” Lintasi Langit Lampung, Warga Geger dan Penuh Spekulasi “Kalagondang hingga Kultivator dari Tiongkok”

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Senin, 6 April 2026 - 17:15 WIB

PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata

Minggu, 5 April 2026 - 20:01 WIB

Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS

Minggu, 5 April 2026 - 18:46 WIB

Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 18:41 WIB

“Halalbihalal atau Deal Politik?” Elite Sumut Berkumpul, Publik Curiga Ada Konsolidasi Senyap!

Berita Terbaru