Pemandu Lagu Meninggal Diduga Akibat Miras, Akan Adakah Pelaku yang di Tangkap

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri/Jawa Timur, mediaviral.net

Tiga orang perempuan diduga mengalami over dosis usai mengkonsumsi minuman keras. Dengan bersama sejumlah teman pria di salah satu cafe karaoke berada di Jalan Raya Banyakan Kabupaten Kediri pada Sabtu malam.hal tersebut ramai di beritakan beberapa media online.

Dikutip dari media online Seorang pemandu lagu di AR KTV Kabupaten Kediri dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Ahmad Dahlan Kota Kediri.

ADVERTISEMENT

Example 300x375

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang didapat awak media ini, disampaikan oleh teman dekat salah satu rekan korban ada tiga perempuan yang dilarikan di  RS Ahmad Dahlan Kota Kediri,sabtu 02/08/2025

Baca Juga :  Balada Dedengkot Koruptor Bekas Wartawan Kompas Hendry Ch Bangun, Terhempas Mengenaskan Dari PWI

Salah satu korban sempat tak sadarkan diri , diduga mengonsumsi minuman keras (miras) di AR KTV Karaoke dan korban dinyatakan meninggal pada pukul 04.00 Wib, Minggu 03/08/2025.

Media awas sempat mewawancarai salah seorang perempuan teman korban ( yang enggan di sebut namanya) yang kebetulan pada malam itu sempat ada di lokasi
Yang bersangkutan menuturkan sempat masuk ke room tersebut tapi sebentar. Sayang gelap jadi tidak bisa mengenali laki- laki teman korban.
“Iyo pak cuma aku gak faham tenan,Tamu ne sopo,Emang Aku sempet masok room e sebentar,TPI posisi gelap,AQ gak nyawang” (Ungkap salah seorang temannya)

Baca Juga :  Wakapolres Kobar Berikan Apresiasi Kepada FPK Dalam Menjaga Kerukunan Antar Suku di Wilayah Hukum Polres Kobar

Akankah ada investigasi mendalamterhadap pemasok miras tersebut dan juga pengelola tempat hiburannya ada pelaku yang ditangkap atau diselidiki khusus terkait asal barang berbahaya tersebut.

Kini publik menanti tindakan dari pihak kepolisian terhadap permaslahan tersebut agar kasus serupa bisa lebih di minimalisir dan meng evaluasi perizinan tempat karoke tersebut.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan
Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat
Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram
AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan
Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi
PPI Malaysia Resmi Dilantik, Mahasiswa Ditantang Tunjukkan Kinerja Nyata
Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS
Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:47 WIB

Dugaan Korupsi Program KB di OKI Disorot, Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat

Senin, 6 April 2026 - 17:36 WIB

Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram

Senin, 6 April 2026 - 17:28 WIB

AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

Massa ABRI 1 Geruduk Kejati Bengkulu, Desak Penanganan Dugaan Kasus Korupsi

Berita Terbaru