Dit Intelkam Polda Sulsel Mengingatkan Ratusan RPK Perum Bulog di Sulsel Demi Menjaga Stabilitas Harga Penjualan Beras SPHP

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASAR/SULAWESI SELATAN, MEDIA-VIRAL.ID

Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Pengawasan Program Stabilitasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP) Guna Mencegah Terjadinya Penyalahgunaan Pendistribusian Beras Dan Penggantian Kemasan Serta Penjualan Diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) Di Wilayah Sulawesi Selatan

Harga beras merupakan salah satu persinggahan utama dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama bagi keluarga yang berada di tingkat sosial menengah ke bawah. Sebagai perusahaan yang berperan dalam tugas publik, Perum Bulog memiliki tanggung jawab untuk merawat harga beras tetap stabil dan terjangkau oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu Lembaga Pena Hukum Aspirasi Masyarakat (LEMPAR) dan Perum bulog Kanwil Sulsel & Sulbar menjalankan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peningkatan Pengawasan Program Stabilitasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP) Guna Mencegah Terjadinya Penyalahgunaan Pendistribusian Beras Dan Penggantian Kemasan Serta Penjualan Diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) Di Wilayah Sulawesi Selatan, pada hari Selasa lalu tanggal 13 Agustus 2024 pukul 09.00 s/d 11.00 Wita bertempat di Baruga Lappo Ase Jl. A.P Pettarani Kec. Rappocini Kota Makassar.

banner 600x600

Acara ini dibuka dengan sambutan dari perwakilan Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar, Sdr. Akhmad Kholisun. Dalam sambutannya, ia mengatakan tentang peran Bulog dalam menjaga harga beras agar stabil dan layak untuk dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ia menekankan pentingnya program SPHP dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi seluruh masyarakat. Ia juga berharap agar RPK (Rumah Pangan Kita) tidak melakukan penyimpangan dalam penjualan beras SPHP Bulog sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Selanjutnya, Kasubdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Sulsel, Akbp Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K, memberikan presentasi tentang harapan Polda Sulawesi Selatan kepada RPK dalam menjaga keamanan dan aturan dalam penjualan beras SPHP Bulog. Bulog sangat berharap agar RPK dapat membantu dalam menjaga stabilitas harga dan menjual beras SPHP kepada masyarakat dengan harga yang telah ditentukan.

Beras SPHP ini ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama bagi masyarakat yang mempunyai tingkat sosial menengah ke bawah. Program SPHP ini bertujuan untuk melindungi daya beli dan keterjangkauan harga pangan bagi konsumen sehingga peran Kepolisian dalam melakukan pengawasan untuk menghindari adanya pelaku usaha yang menjual beras SPHP di atas harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Kabupaten Batu Bara Paling Utama Masuk Aplikasi se-Sumatra Utara

Presentasi terakhir disampaikan oleh Pemimpin Cabang Perum Bulog Cabang Makassar, Sdri. Karmila Hasmin Marunta, S.Sos,. M.M. Beliau menjelaskan bahwa saat ini Bulog melakukan penjualan beberapa jenis komoditi pangan pokok seperti beras, gula, daging, tepung, minyak goreng dan jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan. Oleh karena itu, Bulog memiliki jaringan distribusi pangan, yaitu RPK, sebagai salah satu jaringan distribusi penyedia kebutuhan bagi masyarakat. Beliau berharap agar RPK tidak melakukan pelanggaran seperti menjual beras di atas HET, dan melakukan pengoplosan beras SPHP Bulog dengan cara mengganti kemasan beras tersebut, sebab hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat dipidana sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kwalitas beras SPHP Bulog merupakan kwalitas premium yang patut dijaga kualitasnya.

Acara berlangsung dengan aman dan kondusif, ditandai dengan foto bersama selama kegiatan FGD. Semoga hasil dari kegiatan ini bisa membantu peningkatan pengawasan dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan di Sulawesi Selatan. (media-viral.id)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru