Megawati: Kalau Tidak Ada Presiden Sukarno Kalian Masih Jadi Budak, Tantang Siapa Saja Bersejarah, Jujur Itu Pahit

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, mediaviral.net

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan kekecewaannya soal bagaimana perlakuan negara terhadap sang ayah, Presiden Soekarno sang proklamator kemerdekaan Indonesia, setelah masa kemerdekaan.

“Tidak ada selembar kertas pun ini saya ngadu kepada rakyat, supaya rakyat tahu kayak apa yang namanya proklamator itu diberlakukan seperti itu,” ucap Megawati dalam acara pembukaan pameran foto karya Guntur Soekarnoputra di Galeri Nasional, Jakarta, Sabtu (7/6/2025).

banner 600x600

Ia kemudian mempertanyakan sikap sebagian pihak, yang menurutnya tidak menghormati peran besar Soekarno dalam kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, jika banyak orang yang menganggap Soekarno bukan proklamator, maka Indonesia tidak akan merdeka saat ini.

“Ingat kalau tidak ada yang berani berbicara (seperti sosok Soekarno), yang namanya proklamasi enggak ada, kalian ini masih jadi budak-budak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pj. Bupati Batu Bara Terima Obor Api PON XXI Aceh - Sumut 2024

Megawati juga menceritakan, bahwa dirinya pernah bertanya kepada sang ibu tentang ketakutan yang dihadapi keluarga Soekarno, saat Jepang masih berkuasa.

“Takut apa tidak pada waktu itu? Takut juga, ada Jepang,” tutur Megawati.

Presiden RI kelima itu lantas mengkritik generasi perempuan masa kini, yang menurutnya kurang memiliki keberanian dan kedalaman berpikir seperti generasi pejuang terdahulu.

“Kalau sekarang, saya bilang lemes betul! Boleh lah mejeng, pakai apa yang namanya itu, glowing-glowing itu. Masya Allah, ya boleh lah glowing-glowing, tapi kan juga pinter,” terang Ketua Umum PDI-P.

Selain itu, Megawati juga menyinggung pencapaian akademiknya, yang kerap diragukan oleh publik.

Baca Juga :  Kapolsek Rantau Alai Bantu Warga Panen Padi di Desa Kumbang Ilir, Mendukung Program Ketahanan Pangan

Ia menekankan, bahwa pencapaian akademiknya bukanlah bentuk kesombongan.

Megawati menyebut, dirinya telah menerima tiga gelar profesor kehormatan dan sebelas gelar doktor honoris causa dari berbagai institusi.

Karena itu, ia merasa heran jika masih ada pihak yang meremehkan dirinya.

Lebih lanjut, Megawati meminta pihak yang membantah atau melawan, untuk datang langsung ke kediamannya.

Ia juga menantang siapapun untuk beradu argumen soal sejarah, maupun isu-isu lain seperti pertanian dan kebun.

“Ayo jadi keren, atau nanti ketemu saya, mau ini sama Ibu? Boleh! Urusan apa? History, kebun dan lain-lain. Betul loh,” tutup Megawati.

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru