Skandal SDN 15 Kayuagung Makin Memanas: Disdik OKI Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab, Publik Geram

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Dugaan permasalahan serius di SDN 15 Kayuagung kian menjadi sorotan publik. Alih-alih memberikan klarifikasi yang tegas dan transparan, pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) justru dinilai saling melempar tanggung jawab.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan OKI, Ahmad, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa persoalan terkait Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bukan berada di bawah kewenangannya.

banner 600x600

“Masalah guru, mulai dari pembinaan, pemindahan hingga penempatan, merupakan kewenangan bidang GTK yang dipimpin oleh Bapak Herianto,” ujarnya.

Pernyataan tersebut justru memicu reaksi keras dari masyarakat. Warga menilai sikap tersebut tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai pejabat publik, terlebih di tengah mencuatnya dugaan kepala sekolah jarang masuk serta potensi penyalahgunaan anggaran.

Baca Juga :  Kapolsek Rantau Alai Lakukan Patroli Secara Rutin

“Ini bukan sekadar soal kewenangan bidang. Ini soal tanggung jawab terhadap dunia pendidikan. Jangan saling lempar saat masyarakat menunggu kejelasan,” ujar seorang warga Kayuagung.

Secara struktur organisasi, Kabid SD memiliki tugas dalam pembinaan sekolah dasar, termasuk aspek ketenagaan. Sementara itu, bidang GTK berwenang dalam urusan kepegawaian guru, seperti pembinaan, penempatan, dan pengawasan kehadiran.

Namun demikian, masyarakat menilai bahwa dalam kasus yang melibatkan kepala sekolah dan dugaan penyimpangan anggaran, seluruh pihak di Dinas Pendidikan seharusnya dapat bekerja sama dan tidak saling menghindar.

Baca Juga :  Kang Giri Apresiasi Peran Nyata Muslimat NU PAC Bungkal

“Kalau sudah menyangkut dugaan penyalahgunaan wewenang, semua bidang harus terlibat. Jangan sampai muncul kesan ada yang ditutup-tutupi,” kata warga lainnya.

Hingga saat ini, Kepala Bidang GTK, Herianto, belum memberikan pernyataan resmi. Sikap tersebut semakin menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Publik mendesak agar Dinas Pendidikan OKI segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap SDN 15 Kayuagung, baik dari sisi kinerja maupun penggunaan anggaran.

Kasus ini dinilai menjadi ujian bagi transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah. Jika tidak segera ditangani secara terbuka, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan dikhawatirkan akan semakin menurun. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru