Bupati Pandeglang dan Gubernur Banten Dinilai Tak Becus Muka Tembok Pemilihnya Juga Sama Tangani Jalan Rusak Tidak Mampu

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Banten – MediaViral.net

Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di Kabupaten Pandeglang kembali mencuat. Unggahan demi unggahan di media sosial seperti TikTok dan Facebook yang memperlihatkan jalan berlumpur dan berlubang seakan menjadi pemandangan yang tidak lagi asing. Namun, berbagai keluhan tersebut dinilai belum mampu mengetuk hati para pemimpin daerah untuk segera bertindak.

Hasil penelusuran awak MediaViral.co di jalur Desa Padali–Padasuka hingga Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Sepanjang kurang lebih 18 kilometer, hampir seluruh ruas jalan mengalami kerusakan parah.

banner 600x600

Batu-batu besar berserakan di badan jalan, sementara lubang-lubang yang tergenang air membuat pengendara kesulitan melintas. Pengguna jalan bahkan harus ekstra hati-hati memilih jalur, membedakan lubang yang dalam dan dangkal demi menghindari kecelakaan.

Baca Juga :  Yayasan Al-Hanif dan Warga LK 3 Rejomulyo, Menggelar Jalan Sehat dan Senam Bersama, Meriahkan HUT RI Ke-79

Sejumlah warga yang dimintai keterangan menyebutkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan signifikan dari pemerintah daerah.

“Jalan ini sudah lama dibiarkan seperti ini. Dari zaman bupati sebelumnya sampai sekarang, tidak ada perubahan,” ungkap salah satu warga.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena janji kampanye yang pernah disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Dewi dan Iing, dinilai tidak terealisasi.

“Dulu saat kampanye janji mau memperbaiki jalan kabupaten yang rusak. Tapi sampai hari ini belum pernah tersentuh pembangunan,” ujar warga lainnya, Selasa (08/04/2026).

Masyarakat sebenarnya tidak menuntut hal berlebihan. Mereka hanya berharap akses jalan diperbaiki agar aktivitas transportasi berjalan lancar dan perekonomian warga bisa berkembang.

Baca Juga :  Dentuman Misterius Menggema di Langit Sumatera, Benda Tak Ditemukan: Masyarakat Bersaksi, “Ahli” Masih Berspekulasi

Namun, kekecewaan yang mendalam membuat sebagian warga melontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah hingga tingkat provinsi.

“Kami menilai bupati, wakil bupati, bahkan gubernur tidak becus. Janji manis saat kampanye, tapi kenyataannya tidak ada realisasi,” ucap warga dengan nada kecewa.

Kondisi ini memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa wilayah tersebut seolah-olah diabaikan, bahkan dianggap “terisolasi” oleh pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang maupun Pemerintah Provinsi Banten terkait keluhan warga tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru