Dikonfirmasi Kasus SMAN 1 Kayuagung, Kabid SMA Disdik Sumsel Bungkam – Publik Desak Jangan Tutup Mata

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Upaya konfirmasi terkait pemberitaan berjudul “Tak Terlihat Ada Perubahan – Kemanakah Anggaran Pemeliharaan SMAN 1 Kayuagung” hingga kini tidak mendapat respons dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Sikap diam ini memicu sorotan tajam publik.

Kepala Bidang SMA Disdik Sumsel, Basuni, diketahui tidak memberikan jawaban meskipun pesan konfirmasi telah dikirim melalui WhatsApp sejak Senin (13/04/2026) pukul 13.40 WIB. Pesan tersebut bahkan telah berstatus ceklis dua, menandakan sudah diterima, namun tetap tanpa balasan.

banner 600x600

Kondisi ini memperkuat kesan bahwa pihak terkait enggan memberikan klarifikasi atas persoalan yang tengah disorot. Padahal, pemberitaan sebelumnya menyoroti kondisi memprihatinkan fasilitas SMAN 1 Kayuagung yang dinilai jauh dari kata layak.

Baca Juga :  Sejarah Nama Kampung Juku Batu Banjit Way Kanan

Di lapangan, berbagai kerusakan terlihat jelas: plafon jebol, cat dinding memudar, lantai pecah, hingga halaman sekolah yang dipenuhi rumput liar. Ironisnya, setiap tahun disebutkan terdapat anggaran pemeliharaan yang seharusnya digunakan untuk merawat fasilitas tersebut.

Sikap bungkam dari pejabat Disdik Sumsel ini memantik reaksi keras dari masyarakat. Warga OKI, Siti Aisyah, secara tegas mendesak agar pemerintah provinsi tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut.

“Kami sudah berupaya meminta klarifikasi, tapi tidak ada tanggapan sama sekali. Jangan sampai ini dianggap sepele. Disdik Provinsi harus bertanggung jawab dan tidak boleh tutup mata,” tegasnya.

Ia menilai, sebagai instansi yang membawahi sekolah tingkat SMA, Disdik Provinsi memiliki kewajiban penuh untuk memastikan anggaran benar-benar digunakan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Ratudan Goweser Dari Berbagai Wilayah di Indonesia Kembali Ramaikan Sriwijaya Ranau Gran Fondo

“Ini bukan hanya soal bangunan rusak, tapi soal transparansi anggaran. Kalau setiap tahun ada dana pemeliharaan, kenapa kondisi sekolah tetap seperti ini? Ini yang harus dijelaskan secara terbuka,” tambahnya.

Desakan publik kini semakin menguat. Masyarakat meminta agar Disdik Provinsi Sumsel segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh serta memberikan penjelasan resmi kepada publik.

Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, kekhawatiran akan adanya dugaan ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran akan semakin menguat. Kasus ini pun dinilai menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam dunia pendidikan. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru