Trinusa Pesisir Barat Siap “Kepung” KPK 21 April 2026, Bawa Dugaan Korupsi Daerah ke Pusat

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, Lampung — MediaViral.net

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) Pesisir Barat menyatakan kesiapan untuk mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta pada 21 April 2026.

Aksi ini disebut sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal berbagai dugaan penyimpangan anggaran di daerah agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

banner 600x600

Ketua DPC Trinusa Pesisir Barat, Efendi, melalui Sekretarisnya, Sugeng Purnomo, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka bukan sekadar simbolis, melainkan upaya nyata untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung.

Baca Juga :  Dentuman Misterius Menggema di Langit Sumatera, Benda Tak Ditemukan: Masyarakat Bersaksi, “Ahli” Masih Berspekulasi

“Kami ingin memastikan bahwa setiap laporan terkait dugaan penyimpangan di daerah tidak berhenti di tengah jalan. Kehadiran kami di Jakarta adalah bentuk komitmen untuk mengawal proses tersebut,” ujar Sugeng.

Menurutnya, Trinusa telah menyiapkan sejumlah data awal yang berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan anggaran di Pesisir Barat. Beberapa isu yang menjadi perhatian meliputi anggaran hibah, proyek infrastruktur PUPR, serta sistem penempatan jabatan ASN.

Sugeng menilai, pengawasan yang lebih ketat dari KPK diperlukan agar pengelolaan anggaran daerah berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Jembatan Runtuh, TNI Bantu Warga Sebrangi Derasnya Sungai

“Kami berharap KPK dapat menindaklanjuti setiap laporan secara profesional dan terbuka, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” katanya.

Aksi yang juga akan melibatkan DPD Trinusa Provinsi Lampung ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara masyarakat dan lembaga penegak hukum dalam upaya pencegahan serta pemberantasan korupsi.

Di akhir pernyataannya, Sugeng mengingatkan pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Semua pihak harus berkomitmen menjaga amanah. Penggunaan anggaran harus benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru