Diduga Stres Hadapi Sengketa Tanah, Anggota DPRD Lampung Dianggap Bersikap Arogan terhadap Warga

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang Barat, Lampung – MediaViral.net

Seorang warga mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat mencoba bersilaturahmi dengan anggota DPRD Provinsi Lampung, Hi. Putra Jaya Umar. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan sengketa tanah yang tengah terjadi di wilayah setempat.

Holdin Saleh (57), warga Belambangan Pagar, Lampung Utara, menyampaikan bahwa dirinya diusir dari kediaman Putra Jaya Umar yang berada di sekitar Masjid Raya Daya Murni, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada Jumat (17/4/2026).

banner 600x600

Menurut Holdin, kejadian bermula saat dirinya pulang dari salat Jumat dan berniat bersilaturahmi sekaligus membicarakan persoalan tanah yang tengah disengketakan di Desa Karta Tanjung Selamat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Provinsi H.Taufiq Hidayat Gelar Reses di Desa Sukalaba

“Saya datang dengan niat baik ingin ngobrol. Namun, justru saya mendapat respon kasar. Saya diusir dan diancam akan dilaporkan ke polisi,” ujar Holdin.

Ia juga menuturkan bahwa Putra Jaya Umar sempat melontarkan ucapan bernada keras dalam bahasa daerah Lampung yang pada intinya menyuruh dirinya pergi dan mengancam akan melaporkannya ke pihak berwajib.

Peristiwa tersebut sempat diredam oleh anak Putra Jaya Umar yang meminta agar pertemuan ditunda dengan alasan orang tuanya sedang sibuk.

Akibat kejadian itu, Holdin mengaku mengalami tekanan psikologis dan merasa diperlakukan tidak layak sebagai warga yang ingin menyampaikan aspirasi.

“Seharusnya sebagai wakil rakyat bisa bersikap lebih bijak. Saya datang baik-baik, tapi malah diperlakukan seperti itu,” katanya.

Baca Juga :  Cooling System Kapolsek Sukorejo Sambangi Kedung Banteng

Holdin menyatakan berencana melaporkan dugaan tindakan tidak etis tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPRD Provinsi Lampung. Selain itu, ia juga mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian ini ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Golkar.

Kasus ini disebut-sebut berkaitan dengan dugaan penyerobotan lahan yang melibatkan pihak keluarga dari Putra Jaya Umar, yakni Siti Rohani dan Suratno, yang menurut Holdin menguasai lahan yang masih dalam status sengketa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Putra Jaya Umar terkait tudingan tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru