Pagar SD Negeri di Tanjung Beringin Gendot Disinyalir Proyek Siluman, Tanpa Papan Informasi dan Kualitas Dipertanyakan

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara — MediaViral.net

Proyek pembangunan pagar tembok di SD Negeri yang berlokasi di Desa Tanjung Beringin, Jalan Gendot, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, memicu sorotan serius dari masyarakat. Pekerjaan yang dilaksanakan pada tahun 2025 itu disinyalir sarat kejanggalan, mulai dari tidak adanya papan informasi hingga kualitas bangunan yang dinilai jauh dari harapan.

Ketiadaan papan informasi proyek di lokasi menjadi pemicu utama kecurigaan warga. Padahal, setiap proyek yang menggunakan anggaran negara wajib mencantumkan informasi terkait nilai anggaran, sumber dana, volume pekerjaan, serta pelaksana kegiatan. Tanpa itu, publik tidak memiliki akses untuk mengetahui rincian proyek secara terbuka.

banner 600x600
Baca Juga :  Untuk Kesejahteraan Warga, Satgas TMMD Kodim 0402/OKI Kebut Pembukaan Jalan

“Tidak ada papan informasi sama sekali. Kami tidak tahu berapa anggarannya, berapa panjang dan tinggi pagar yang dibangun. Ini jelas menimbulkan tanda tanya besar,” ujar salah satu warga.

Selain minim transparansi, kondisi fisik pagar tembok juga menuai kritik. Bangunan tersebut terlihat kurang rapi dan diduga tidak memenuhi standar teknis konstruksi. Warga menilai pengerjaan proyek tersebut terkesan terburu-buru dan tidak profesional.

Situasi ini memunculkan dugaan kuat bahwa proyek tersebut merupakan “proyek siluman” yang tidak dikelola secara terbuka. Jika benar, hal ini tidak hanya melanggar prinsip transparansi, tetapi juga berpotensi menyalahi aturan dalam pengelolaan anggaran publik.

Baca Juga :  Rico Pemuda Asal Kampung Bukit Gemuruh yang Sederhana, Dermawan dan Selalu Berbagi

Masyarakat mendesak pemerintah daerah serta instansi pengawas untuk segera melakukan audit dan pengecekan langsung ke lapangan. Langkah tegas dinilai perlu dilakukan guna memastikan tidak adanya penyimpangan yang merugikan keuangan negara.

Hingga saat ini, pihak sekolah maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait proyek pembangunan pagar tersebut. Ketidakjelasan ini semakin memperkuat dugaan adanya persoalan serius di balik pelaksanaan proyek tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru