Bahaya! Proyek Dinas PU Lampung Selatan Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Uang Rakyat Terancam Sia-Sia

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan — MediaViral.net

Proyek pembangunan box culvert yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan menuai kritik keras dari masyarakat. Pekerjaan yang seharusnya menjadi solusi pengendalian banjir justru diduga dikerjakan secara terburu-buru dan tidak memenuhi standar kualitas konstruksi.

Di lapangan, indikasi pekerjaan asal jadi mulai terlihat. Struktur bangunan yang baru dikerjakan beberapa minggu sudah menunjukkan keretakan di sejumlah bagian. Kondisi ini memicu kecurigaan publik terhadap kualitas material dan proses pengerjaan proyek tersebut.

banner 600x600

Sejumlah warga sekitar, termasuk Parjo, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai proyek tersebut seperti dikerjakan tanpa perencanaan matang dan pengawasan yang ketat.

“Baru hitungan minggu sudah retak. Ini proyek atau percobaan? Kualitasnya sangat diragukan,” tegas Parjo kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga :  Usai Sholat Jumat, Kapolres Serang Bagikan Makanan Siap Saji

Proyek yang dibiayai dari uang rakyat ini seharusnya mengedepankan kualitas dan ketahanan jangka panjang, bukan sekadar mengejar target cepat selesai. Apalagi, fungsi box culvert sangat vital dalam mengalirkan air dan mencegah banjir di kawasan tersebut.

Namun, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar: apakah proyek ini benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi teknis atau hanya formalitas untuk menyerap anggaran?

Parjo mendesak Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan sebagai pihak yang bertanggung jawab agar tidak tutup mata. Ia meminta adanya inspeksi langsung dan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan tersebut. Bahkan, ia menilai proyek sebaiknya dihentikan sementara sebelum kerugian semakin besar.

Baca Juga :  Bersih-Bersih Narkoba, Bupati Batu Bara Tes Urine ASN dan Non ASN Dinas Perkim LH Serta Bappelitbangda

“Jangan tunggu rusak total baru bertindak. Kalau dari awal sudah bermasalah, lebih baik dihentikan dulu dan diperiksa secara menyeluruh,” ujarnya.

Sikap bungkam dari pihak pelaksana dan instansi terkait hingga saat ini justru memperkuat kecurigaan publik. Belum ada klarifikasi resmi terkait dugaan kualitas pekerjaan yang dipersoalkan warga.

Masyarakat pun meminta Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera turun tangan. Jika dibiarkan, proyek ini bukan hanya berpotensi gagal fungsi, tetapi juga menjadi pemborosan anggaran yang merugikan masyarakat.

“Ini uang rakyat, bukan uang pribadi. Kalau hasilnya seperti ini, siapa yang harus bertanggung jawab?” tutup warga dengan nada kesal. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru