Lampung Utara – MediaViral.net
Kesabaran warga Desa Muara Aman, Kecamatan Bukit Kemuning, tampaknya sudah di ujung batas. Kandang ayam petelur milik seorang warga berinisial HS yang berdiri di tengah permukiman kini menjadi sumber penderitaan berkepanjangan.
Bukan sekadar bau tak sedap, warga menyebut kondisi ini sudah seperti “teror lingkungan”. Aroma busuk dari kotoran ayam menyengat hingga ke dalam rumah, sementara lalat beterbangan tanpa kendali dan menghinggapi makanan serta perabotan rumah tangga.

Situasi ini memicu kemarahan warga. Mereka menilai aktivitas peternakan tersebut bukan hanya mengganggu, tetapi juga diduga kuat melanggar aturan lingkungan dan tata ruang.
“Ini Sudah Tidak Manusiawi!”
Keluhan warga bukan hal baru. Namun hingga kini, belum terlihat adanya tindakan nyata.
“Setiap hari kami seperti dipaksa hidup dalam bau kotoran. Rumah sudah ditutup rapat, tetap saja bau masuk. Lalat di mana-mana. Ini sudah tidak manusiawi,” ujar salah satu warga dengan nada kesal, Jumat (24/4/2026).
Warga menyebut, sejak kandang ayam itu beroperasi, kondisi lingkungan berubah drastis. Populasi lalat meningkat tajam, sementara limbah kotoran ayam diduga tidak dikelola dengan baik.
Diduga Langgar Aturan, Warga Pertanyakan Pembiaran
Keberadaan kandang di tengah permukiman padat menimbulkan tanda tanya besar. Warga menduga kuat usaha tersebut tidak memenuhi standar perizinan maupun ketentuan lingkungan.
“Kalau memang legal, kenapa dampaknya separah ini? Kalau ilegal, kenapa dibiarkan?” kata warga lainnya.
Kemarahan publik pun mulai meluas. Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk tidak tutup mata. Mereka menuntut inspeksi langsung, penindakan tegas, bahkan penutupan kandang jika terbukti melanggar aturan.
Potensi Aksi Warga Menguat
Jika keluhan ini terus diabaikan, bukan tidak mungkin warga akan mengambil langkah lebih jauh. Desakan untuk aksi bersama mulai terdengar sebagai bentuk protes atas kondisi yang dinilai sudah sangat meresahkan.
Warga berharap, pemerintah segera turun tangan sebelum situasi semakin memanas dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan aturan benar-benar runtuh. (mediaviral.net)










