Bau Busuk Menyiksa, Lalat Mengganas! Warga Muara Aman Geram, Kandang Ayam Diduga Ilegal Dibiarkan

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – MediaViral.net

Kesabaran warga Desa Muara Aman, Kecamatan Bukit Kemuning, tampaknya sudah di ujung batas. Kandang ayam petelur milik seorang warga berinisial HS yang berdiri di tengah permukiman kini menjadi sumber penderitaan berkepanjangan.

Bukan sekadar bau tak sedap, warga menyebut kondisi ini sudah seperti “teror lingkungan”. Aroma busuk dari kotoran ayam menyengat hingga ke dalam rumah, sementara lalat beterbangan tanpa kendali dan menghinggapi makanan serta perabotan rumah tangga.

banner 600x600

Situasi ini memicu kemarahan warga. Mereka menilai aktivitas peternakan tersebut bukan hanya mengganggu, tetapi juga diduga kuat melanggar aturan lingkungan dan tata ruang.

“Ini Sudah Tidak Manusiawi!”

Keluhan warga bukan hal baru. Namun hingga kini, belum terlihat adanya tindakan nyata.

Baca Juga :  Inilah Pengacara Hasil Ternak Kades Lampung Barat dan Bupati untuk Bekingi Pejabat Maling Uang Rakyat

“Setiap hari kami seperti dipaksa hidup dalam bau kotoran. Rumah sudah ditutup rapat, tetap saja bau masuk. Lalat di mana-mana. Ini sudah tidak manusiawi,” ujar salah satu warga dengan nada kesal, Jumat (24/4/2026).

Warga menyebut, sejak kandang ayam itu beroperasi, kondisi lingkungan berubah drastis. Populasi lalat meningkat tajam, sementara limbah kotoran ayam diduga tidak dikelola dengan baik.

Diduga Langgar Aturan, Warga Pertanyakan Pembiaran

Keberadaan kandang di tengah permukiman padat menimbulkan tanda tanya besar. Warga menduga kuat usaha tersebut tidak memenuhi standar perizinan maupun ketentuan lingkungan.

“Kalau memang legal, kenapa dampaknya separah ini? Kalau ilegal, kenapa dibiarkan?” kata warga lainnya.

Baca Juga :  Excavator Merajalela, Sungai Dikeruk, Aparat Tidak Bertaring di Sijunjung

Kemarahan publik pun mulai meluas. Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk tidak tutup mata. Mereka menuntut inspeksi langsung, penindakan tegas, bahkan penutupan kandang jika terbukti melanggar aturan.

Potensi Aksi Warga Menguat

Jika keluhan ini terus diabaikan, bukan tidak mungkin warga akan mengambil langkah lebih jauh. Desakan untuk aksi bersama mulai terdengar sebagai bentuk protes atas kondisi yang dinilai sudah sangat meresahkan.

Warga berharap, pemerintah segera turun tangan sebelum situasi semakin memanas dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan aturan benar-benar runtuh. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru