Disdik Kabupaten Kediri Serentak Gelar Ikrar Pelajar Jauhi Petasan Momen Ramadhan dan Lebaran

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri/Jawa Timur, mediaviral.id

Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan himbauan agar Pelajar di seluruh Kabupaten Kediri serentak mengikuti ikrar pelajar untuk jauhi petasan selama Bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur secara serentak di masing masing sekolah.

banner 600x600

Ikrar para pelajar di Kabupaten Kediri yang isinya menjauhi petasan selama bulan ramadhan dan idul fitri, juga agar menjauhi narkoba, menghindari segala bentuk kekerasan dan perundungan, mentaati peraturan lalulintas, menjauhi rokok, minuman keras, narkoba dan obat – obatan terlarang, giat belajar untuk mencapai cita – cita, tidak menikah diusia dini dan tidak putus sekolah.

Baca Juga :  Tabir Terbuka! Mayat Mr X di Marihat Bandar Ternyata Gunardi (38) — Dugaan Pembunuhan Menguat, Keadilan Dituntut

Apel ikrar pelajar ini dilaksanakan serentak di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Kediri mulai dari PAUD hingga SMA.

Dalam kegiatan tersebut wakil bupati Kediri Dewi Maria Ulfa menjadi inspektur apel ikrar pelajar di SMK Negeri 1 Ngasem.

Mbak Dewi sapaan akrab Wakil Bupati Kediri mengatakan bahwa tujuan apel ikrar ini agar seluruh pelajar baik dari PAUD hingga SMK tidak membeli, membunyikan, menyimpan dan menyalakan petasan.

“Karena petasan sangat berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, selain fokus pada petasan juga narkoba, kekerasan serta pernikahan dini,” ucapnya, Jumat (7/3/2025)

Mbak Dewi berharap dengan kampanye pada seluruh pelajar ini, agar pelajar sadar diri tidak tergoda, kita harus berani menolak segala bentuk petasan, narkoba ataupun pergaulan bebas.

Baca Juga :  Ini Langkah Dinas PUPR Kota Kediri Atasi Potensi Banjir

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri DR Mokhamad Muhsin, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini sifatnya edukasi bagi pelajar untuk menjaga diri sendiri dari kekerasan dan petasan.

” Anak- anak usia PAUD sebagai stimulasi karena anak-anak PAUD merupakan konsumen terbesar petasan, Dengan ikrar ini harapannya bisa mendidik anak-anak sejak dini untuk tidak membeli dan menggunakan petasan,” demikian terangnya.

Selain mengucapkan ikrar tanpa petasan, para siswa juga mengucapkan ikrar tanpa bullying dan menjauhi pernikahan dini atau pergaulan bebas.

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru