Dugaan Skandal Anggaran Koperasi Merah Putih di Kertosari, Warga Minta Investigasi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan — MediaViral.net

Dugaan penyimpangan anggaran mencuat dalam pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Program yang sejatinya ditujukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan ini justru menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian ekonomi desa. Namun, pelaksanaannya di Desa Kertosari diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya.

banner 600x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada 24 April 2025, warga mengungkap adanya dugaan aliran dana pembangunan yang masuk ke rekening pribadi seorang staf kecamatan berinisial Sumidi. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD Lampung Komisi IVBudi Yuhanda

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya. Ia menilai pengelolaan dana melalui rekening pribadi berpotensi menimbulkan kerancuan antara administrasi pembangunan dan keuangan pribadi.

“Kami khawatir jika pengelolaan seperti ini dibiarkan, akan berdampak pada kejelasan penggunaan anggaran dan hasil pembangunan di desa,” ujarnya.

Warga juga menyoroti bahwa pengelolaan anggaran seharusnya dilakukan oleh pemerintah desa melalui mekanisme resmi, bukan oleh pihak yang tidak lagi menjadi bagian dari perangkat desa aktif.

Baca Juga :  Polres OKI Gelar Sosialisasi HAM Dari Divisi Hukum Mabes Polri dan Audiensi Pembahasan PT. SWA Desa Sungai Sodong

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta aparat pemerintah dan penegak hukum untuk segera melakukan audit serta evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang disebutkan belum memberikan keterangan resmi. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Warga berharap adanya transparansi dan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru