Guru Madrasah di Demak Lecehkan 16 Siswi, Modus Tagih Hafalan, Pelaku Dijuluki Walid Film Bid’ah

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak/Jawa Tengah, mediaviral.net

Guru Madrasah Diniyah (Madin) inisial MS (60) ditangkap kasus pencabulan 16 siswi.

Peristiwa ini tepatnya terjadi di Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.

banner 600x600

Kasus ini terungkap setelah korban bercerita kepada temannya tentang perlakuan MS yang dinilai mirip tokoh “Walid” dalam film Bidaah.

Menurut Kasatreskrim Polres Demak, AKP Kuseni, pelaku melakukan aksinya saat korban menyetorkan hafalan.

“Modusnya memegang bagian sensitif korban.”

“Semua korban perempuan kelas 6 SD,” jelas AKP Kuseni, Jumat (27/6/2025).

Awalnya, kasus ini terbongkar ketika seorang korban bercerita kepada temannya di kantin sekolah.

Baca Juga :  Pembagian Beras Bantuan Pangan Oleh Pemerintah Desa Tulung Balak

Percakapan itu didengar oleh karyawan kantin yang kemudian melaporkannya ke orangtua.

Setelah dikonfirmasi, orangtua korban menemukan kebenaran cerita tersebut dan melaporkan ke polisi.

“Orangtua menanyakan ke anaknya, ternyata benar.”

“Mereka juga menemukan fakta bahwa orangtua lain mengalami hal serupa,” ujar AKP Kuseni.

Korban awalnya tidak menyadari bahwa tindakan MS merupakan pelecehan seksual karena pelaku tidak menggunakan ancaman.

Meski demikian, tidak ada korban yang mengalami persetubuhan.

Baca Juga :  Dialog Terbuka di Sindang Agung: Reses Rafles Susanto Jadi Ruang Curhat Publik yang Paling Dinamis Tahun Ini

MS telah mengakui perbuatannya dan kini ditahan di Polres Demak untuk penyidikan lebih lanjut.

Aktivitas belajar di madrasah tersebut masih berjalan.

Polisi menduga kasus ini telah berlangsung sejak 2024 dan tidak menutup kemungkinan ada korban lain.

AKP Kuseni mengimbau orangtua yang merasa anaknya menjadi korban untuk segera melapor.

“Kami tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah.”

“Orangtua yang memiliki informasi serupa harap melapor agar kasus ini semakin jelas,” pungkas AKP Kuseni.

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru