HIMMAH dan ISARAH Batu Bara Tegaskan Sikap: Tolak Narasi Provokatif, Dukung Iklim Investasi dan Stabilitas Daerah

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, Sumatera Utara — MediaViral.net

Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kabupaten Batu Bara bersama Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) menyatakan sikap tegas menolak narasi yang dinilai tendensius dan berpotensi memecah belah masyarakat terkait isu dugaan penutupan Sungai Badak Mati oleh PT MNA.

Ketua PC HIMMAH Batu Bara, Muhammad Yassir Pratama, menegaskan bahwa pemberitaan yang berkembang saat ini perlu disikapi secara bijak dan tidak dijadikan alat untuk menggiring opini publik yang dapat merusak stabilitas daerah.

banner 600x600

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu utuh dan berimbang. Persoalan yang ada seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang tepat, bukan dengan membangun opini yang berpotensi merugikan daerah,” ujar Yassir.

Baca Juga :  Berikan Rasa Aman dan Nyaman Kepada Umat Kristiani, Polsek Pangkalan Banteng Gelar Giat Minggu Kasih

Senada dengan itu, Ketua ISARAH Batu Bara, Feri, menilai bahwa pendekatan yang mengedepankan agitasi publik justru dapat memperburuk iklim investasi di Kabupaten Batu Bara.

“Kita harus melihat persoalan ini secara komprehensif. Batu Bara saat ini sedang berkembang dan membutuhkan kepercayaan investor. Jika isu-isu seperti ini terus digoreng tanpa dasar yang kuat, maka dampaknya bisa menghambat masuknya investasi baru,” ungkap Feri.

Lebih lanjut, HIMMAH dan ISARAH menyoroti pentingnya keberadaan investor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran investor seperti perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batu Bara telah memberikan kontribusi nyata, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan upah minimum kabupaten (UMK). Hal ini harus dijaga bersama,” tambah Yassir.

Baca Juga :  Bulan Penuh Berkah Kapolsek Rantau Alai Bagikan Takjil!

Feri juga menegaskan bahwa keberlangsungan investasi sangat berkaitan erat dengan stabilitas sosial dan politik di daerah.

“Jika suasana daerah tidak kondusif akibat narasi yang tidak bertanggung jawab, maka bukan hanya investor yang dirugikan, tetapi juga masyarakat itu sendiri, terutama para pekerja yang menggantungkan hidupnya pada sektor industri,” katanya.

HIMMAH dan ISARAH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyelesaikan setiap persoalan secara bijaksana dan berkeadilan.

“Kami percaya pemerintah daerah memiliki komitmen untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Mari kita kawal bersama dengan cara yang elegan, bukan dengan memperkeruh suasana,” tutup Yassir. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru