Jalan Desa Melungun Ratu Tanpa Palang Pintu Kereta Api, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara –
MediaViral.net

Desa Melungun Ratu, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, menjadi sorotan publik. Pasalnya, jalan utama desa tersebut terpotong oleh rel kereta api tanpa dilengkapi pintu penghalang maupun pos penjagaan, sehingga membahayakan keselamatan warga.

Jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Tidak adanya jalur alternatif membuat warga terpaksa melintasi rel kereta api tanpa pengamanan yang memadai. Kondisi ini disebut telah berlangsung selama puluhan tahun.

banner 600x600

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan pada Senin (27/4/2026), perlintasan tersebut sudah berkali-kali memakan korban jiwa. Kecelakaan terjadi akibat kendaraan warga tertabrak kereta api saat melintas.

Salah satu warga berinisial RD mengatakan bahwa jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat.
“Ini jalan utama yang selalu dilewati warga karena tidak ada jalan alternatif lain. Sudah banyak korban jiwa akibat tertabrak kereta api. Hampir setiap tahun pasti ada kejadian,” ujarnya.

Baca Juga :  Apresiasi Dalam Pengelolaan Anggaran Secara Transparan, Polres Kobar Raih Penghargaan IKPA Terbaik Triwulan I Tahun 2024

Tim Media Viral KPK yang turun langsung ke lokasi membenarkan kondisi tersebut. Perlintasan rel berada tepat di jalur utama desa tanpa adanya palang pintu maupun petugas penjaga.

Di lokasi, tim juga bertemu dengan salah satu pekerja perbaikan rel kereta api, yang diketahui bernama Hariyanto. Saat dikonfirmasi terkait tidak adanya fasilitas pengaman, ia menyampaikan bahwa perlintasan tersebut merupakan jalan desa, bukan jalan lintas utama.
“Ini jalan desa, Pak, bukan jalan lintas,” jelasnya.

Namun, kondisi tersebut justru menimbulkan kekhawatiran warga. Mereka menilai bahwa status jalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan aspek keselamatan, mengingat tingginya aktivitas masyarakat di jalur tersebut.

Baca Juga :  Brimob Polda Kalteng Bersama Polres Kobar Latihan Sispamkota Untuk Persiapan Hadapi Pilkada 2024

Warga Desa Melungun Ratu berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk segera mengambil tindakan. Mereka meminta agar perlintasan tersebut dilengkapi dengan pintu penghalang serta pos penjagaan guna mencegah terjadinya kecelakaan di masa mendatang.

“Harapan kami, tolong pemerintah segera memasang palang pintu dan menyediakan penjaga. Ini demi keselamatan masyarakat, karena jalan ini setiap hari dilalui warga,” ungkap warga.

Masyarakat menegaskan bahwa keberadaan fasilitas pengaman di perlintasan tersebut sangat penting, mengingat jalan tersebut telah digunakan selama puluhan tahun dan jumlah penduduk terus bertambah. Mereka berharap tidak ada lagi korban jiwa akibat kurangnya infrastruktur keselamatan di wilayah tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru