Lembaga Pembina Adat OKU Timur Mengadakan Mufakat Adat Evaluasi 2024 dan Program Kerja Tahun 2025

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU TIMUR/SUMATRASELATAN
MEDIAVIRAL.ID

Lembaga Pembina Adat Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menggelar acara Mufakat Adat yang berfokus pada evaluasi realisasi program kerja 2024 dan penyusunan program kerja 2025.

Acara ini Bertempat di Kolam Pemancingan TIRTA Desa Kurungan Nyawa, Kec.Buay Madang, dihadiri oleh Seluruh pengurus Lembaga adat Kabupaten ,Pesirah Adat 20 Kecamatan, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Rabu 8 Januari 2025.

banner 600x600

Ketua Lembaga Pembina Adat OKU Timur, H. Leo Budi Rachmadi, membuka acara dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus adat atas dedikasi mereka dalam melestarikan budaya. “Pelestarian ini bukan hanya untuk adat Komering, tetapi juga mencakup seluruh adat di wilayah kita. Meski kegiatan ini tanpa anggaran atau non budgeter, semangat kita tetap kuat,” ujar Leo.

Baca Juga :  Wujud Peduli Polri Terhadap Masyarakat, Polsek Kolam Bagikan Bansos Secara Door To Door

Dalam kesempatan itu, pengurus lembaga adat menerima insentif dari pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dalam menjaga warisan budaya. Leo juga mengimbau agar pengurus adat di tingkat kecamatan segera melakukan konsolidasi untuk membentuk pemangku adat di desa-desa. Ia menyebut beberapa kecamatan, seperti Madang Suku I, Semendawai Barat, dan Cempaka, telah memulai langkah tersebut.

Leo menegaskan bahwa lembaga adat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah Kabupaten, kecamatan dan desa, khususnya dalam bidang budaya. “Sinergi antara lembaga adat dan pemerintah sangat penting untuk menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Evaluasi program kerja 2024 menjadi momen penting untuk meninjau keberhasilan dan memperbaiki tantangan yang ada, sehingga rencana untuk 2025 lebih terarah.

Baca Juga :  Sie Dokkes Polres Ogan Komering Ilir Memberikan Pelayanan Kesehatan Dengan Melakukan Kunjungan Rumah

Beberapa program kerja 2024 yang berhasil direalisasikan mendapat apresiasi, seperti pelestarian seni budaya lokal yang berhasil menarik perhatian generasi muda.

Pada Mufakat Adat ini, peserta sepakat untuk fokus pada beberapa rencana strategis di tahun 2025. Program prioritas meliputi pembentukan pemangku adat di tingkat desa, dan mendorong revitalisasi nilai-nilai adat melalui pendidikan formal maupun nonformal.

Melalui semangat gotong royong dan kerja sama yang erat antara lembaga adat dan pemerintah daerah, pelestarian budaya lokal di OKU Timur tidak hanya terjaga, tetapi juga terus berkembang dan menjadi kekuatan bagi kemajuan daerah.

(mediaviral.id)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru