Menempuh Ratusan Kilometer, IKM Cilegon Antusias Perkuat Diri di Yogyakarta

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, mediaviral.id

Sebanyak 50 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dari Cilegon, Banten, tiba di Yogyakarta pada Rabu (18/06/2025) pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka ini dalam rangka mengikuti Studi Komparasi ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Logam Dinas Perindustrtian Kopersai Usaha Kecil Menengah (Diskrimkop) Yogyakarta.

Perjalanan sejauh 672 kilometer dari Cilegon ditempuh dengan bus selama kurang lebih 10 jam 2 menit, sebuah perjalanan yang cukup menguras tenaga namun tak menyurutkan semangat para peserta.

banner 600x600

Rombongan yang diberangkatkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon ini optimis dapat memetik banyak pelajaran positif dari kunjungan tersebut.

Sepanjang perjalanan, bus berhenti tiga kali di rest area, yaitu di Cikarang, rest area 207 Cirebon dan rest Yogyakarta untuk memberi kesempatan peserta beristirahat dan melepas lelah.

Studi komparasi ini bertujuan untuk mendukung penguatan sentra IKM Logam di Kota Cilegon, khususnya dalam aspek penguatan akses pasar dan kelembagaan. Meskipun menempuh jarak yang jauh, para peserta terlihat menikmati setiap momen perjalanan.

Setibanya di lokasi, senyum kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta. Mereka disambut langsung oleh perwakilan Disperindag Yogyakarta dan mendapatkan berbagai pembelajaran serta pemahaman mengenai strategi menjadi IKM yang kuat di daerah. Rasa lelah yang mendera selama perjalanan seolah terbayar lunas dengan ilmu dan pengalaman baru yang mereka peroleh.

Baca Juga :  Solusi Terbaik untuk Mengurangi Risiko Banjir: PUPR Kota Kediri Rehabilitasi Saluran Drainase

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan, inspirasi, dan pembelajaran langsung mengenai keberhasilan pengembangan IKM logam yang telah terbukti sukses di daerah tersebut.

Melalui kunjungan ini, para pelaku IKM diharapkan dapat memetik praktik baik (best practices) dalam hal inovasi produk, tata kelola usaha, pengembangan pasar, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Keberhasilan IKM logam di Yogyakarta menjadi contoh konkret bahwa dengan kolaborasi yang baik antara pelaku usaha, pemerintah, dan akademisi, IKM mampu tumbuh berdaya saing tinggi.

Dalam kegiatan ini, Disperindag Kota Cilegon berperan aktif sebagai fasilitator dan pendorong penguatan kapasitas pelaku IKM, serta sebagai jembatan sinergi antara industri dan pihak-pihak pendukung lainnya.

Dengan semangat belajar dan kolaborasi, diharapkan para IKM logam Kota Cilegon mampu membawa pulang ilmu dan semangat baru untuk diterapkan di daerah sendiri, sehingga secara bertahap akan memperkuat ekosistem industri logam lokal yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Disperindag Kota Cilegon Andriyani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pelaku .

Baca Juga :  Kejari Mesuji Motori Gerakan Tanam Jagung Serentak Bersama Forkompinda Kabupaten Mesuji

“Melalui kunjungan ini, kami berharap para pelaku IKM dapat memetik praktik baik dalam hal inovasi produk, tata kelola usaha, pengembangan pasar, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna,” ujar Kadis Disperindag Andriyanti kepada media.

Menurut Andriyanti keberhasilan IKM logam di Yogyakarta menjadi contoh nyata kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan akademisi dalam menumbuhkan IKM yang berdaya saing tinggi.

“Dengan semangat belajar dan kolaborasi, kami berharap para IKM logam Kota Cilegon mampu membawa pulang ilmu dan semangat baru untuk diterapkan di daerah sendiri, sehingga secara bertahap akan memperkuat ekosistem industri logam lokal yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,”harap Andriyani

Rijki Adi Saputra, salah satu pelaku IKM peserta studi komparasi, mengungkapkan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada Disperindag Kota Cilegon. “Ini sangat mendukung, hingga kami tahu dan paham betul pentingnya studi komparasi,” tegas Rijki Adi Saputra kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Rijki Adi Saputra berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan daya saing IKM Logam di Kota Cilegon melalui pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik dari UPT Logam Yogyakarta.(Tim&red).

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru