Retret di Akmil, Ketua DPRD Empat Lawang Digembleng: Siap Tegas Kawal Kekuasaan atau Sekadar Seremonial?

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Lawang, Sumatera Selatan | MediaViral.net

Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, Darli, S.H., ikut dalam retret nasional para pimpinan DPRD se-Indonesia di Akademi Militer Magelang pada 14–19 April 2026. Kegiatan bertajuk Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) ini diklaim sebagai ajang “penggemblengan” kepemimpinan. Namun, publik mulai mempertanyakan: apakah benar menghasilkan perubahan nyata, atau hanya agenda formalitas elite?

Dalam keterangan resmi Sekretariat DPRD Empat Lawang, retret ini disebut bertujuan menyelaraskan visi daerah dengan kebijakan nasional. Para peserta dibekali materi strategis, mulai dari wawasan kebangsaan hingga fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

banner 600x600

Namun sorotan tajam muncul pada efektivitas kegiatan semacam ini. Di tengah berbagai persoalan daerah—dari pembangunan yang belum merata hingga tuntutan transparansi anggaran—muncul pertanyaan besar: apakah retret ini akan benar-benar memperkuat fungsi pengawasan DPRD, atau justru sekadar memperhalus relasi politik antara legislatif dan eksekutif?

Baca Juga :  Tingkatkan Kinerja Dan Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat, Ini pesan Kapolsek Kumai Untuk Dua Personil Polsek Atas Kenaikan Pangkat

Materi mengenai “Asta Cita Presiden” dan kewaspadaan geopolitik global turut menjadi bagian pembekalan. Tapi bagi sebagian kalangan, yang lebih mendesak adalah bagaimana DPRD mampu bersikap tegas terhadap potensi penyimpangan di daerahnya sendiri.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah. Di satu sisi, sinergi memang dibutuhkan untuk kelancaran pembangunan. Namun di sisi lain, publik berharap DPRD tidak kehilangan independensinya sebagai lembaga pengawas.

Retret di lingkungan militer seperti di Akmil Magelang disebut bertujuan menanamkan disiplin dan ketegasan. Tapi tantangan sesungguhnya justru ada setelah para pimpinan kembali ke daerah: berani atau tidak mengambil sikap tegas ketika berhadapan dengan kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.

Baca Juga :  Penjegalan Tokoh Politik Intelektual Oleh Partai Politik di Aceh

Momentum ini semestinya bukan sekadar ajang membangun jejaring atau seremonial tahunan. Lebih dari itu, masyarakat menunggu bukti nyata—apakah Ketua DPRD Empat Lawang dan jajaran benar-benar akan memperkuat peran pengawasan, atau tetap berjalan di zona nyaman politik.

Jika retret ini hanya berakhir sebagai rutinitas tanpa dampak konkret, maka kritik publik bukan tidak mungkin akan semakin menguat. Sebaliknya, jika benar menjadi titik balik kepemimpinan yang lebih tegas dan berpihak pada rakyat, maka hasilnya akan langsung dirasakan dalam pembangunan dan tata kelola daerah.

Kini, bola ada di tangan para pimpinan DPRD. Retret sudah dijalani—yang ditunggu adalah aksi nyata. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru