Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, 15 April 2026 – MediaViral.net

Renovasi Bendungan Air Alas di Desa Rantau Panjang, Kabupaten Seluma, kini menuai sorotan tajam. Proyek yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah justru memunculkan dugaan kejanggalan yang mengundang tanda tanya besar.

Berdasarkan penelusuran awak Media Viral di lapangan pada Selasa, 14 April 2026, ditemukan indikasi bahwa material yang digunakan dalam proyek tersebut diduga diambil langsung dari aliran sungai di lokasi bendungan. Jika dugaan ini benar, hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

banner 600x600

Saat hendak melakukan konfirmasi, pengawas proyek yang diketahui berinisial T tidak berada di lokasi. Upaya untuk menemui yang bersangkutan pun tidak membuahkan hasil. Lebih mengejutkan lagi, sejumlah pekerja di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan maupun identitas pengawas tersebut.

Baca Juga :  Lomba 17 Agustusan Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke-79 di Desa Karang Agung

Kondisi ini semakin menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, proyek sebesar ini seharusnya berada di bawah pengawasan yang jelas dan terbuka.

Selain itu, di lokasi pekerjaan juga tidak terlihat adanya papan informasi proyek. Padahal, papan tersebut merupakan bentuk keterbukaan kepada publik terkait pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran negara.

Masyarakat pun mempertanyakan berbagai hal, di antaranya:

Berapa besar anggaran proyek yang digunakan

Baca Juga :  Salah Satu Upaya Polri Untuk Menjaga Kondusifitas Kamtibmas, Polres Kobar Gelar Giat Minggu Kasih

Siapa kontraktor atau pelaksana kegiatan

Berapa lama durasi pengerjaan

Dari mana sumber material yang digunakan

Seorang warga setempat mengungkapkan kekecewaannya.
“Ini proyek besar, tapi informasi tidak ada. Kami sebagai masyarakat jadi bertanya-tanya,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang berhasil dikonfirmasi, baik dari instansi terkait seperti PU Balai Sumatera VII maupun dari pihak kontraktor pelaksana.

Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pihak berwenang agar segera dilakukan klarifikasi dan pengawasan lebih lanjut, sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai aturan serta transparan kepada masyarakat. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru