Pernikahan Putri Bupati Batu Bara Erat dengan Adat Budaya di Zaman Modernisasi

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan / Sumatera Utara, mediaviral.id

Masih dengan suasana bahagia atas pernikahan putri dari Bupati Batu Bara Bapak H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, keluarga besar Bupati Batu Bara beserta rombongan menghadiri rangkaian adat pernikahan dengan pemberian gelar kepada kedua pengantin.

Kedua pengantin mendapat gelar yang bernama “Tongku Barani Hasayangan”.
Proses pemberian gelar raja kepada pengantin sangat sakral dan khidmat. Acara kegiatan ini dilaksanakan di kediaman keluarga besar pengantin pria di Jln. H.M. Joni Medan, Kamis (19/06/2025).

banner 600x600

Suasana adat benar-benar terasa kuat, para tetua adat dari kedua belah pihak, termasuk dari Kabupaten Batu Bara ikut menguatkan makna acara.

Baca Juga :  Dugaan Pungli di SMAN 1 Kayuagung, Siswa Dibebani Iuran Mingguan dan Pembelian Buku

Pemberian gelar ini dilakukan oleh para raja-raja adat yang memutuskan gelar yang akan disematkan kepada pengantin yaitu Raja Torbing Balok (Pangadilan Hasibuan), Raja Panusunan Bulung (Hamka Hasibuan), Suhut Fansuri Daulay dan kedua belah pihak keluarga pengantin.

Dibalik pemberian gelar tersemat juga doa-doa dan nasihat-nasihat dari para raja dan kedua orang tua mempelai yang harapannya agar kedua mempelai selalu diberi keberkahan dan kebahagian selama 7 turunan dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Dalam tarian penghormatan, pengantin mengenakan busana adat lengkap khas Tapanuli Selatan, gerakan tangan yang selaras dengan irama gondang dan merdunya suara seruling, ayunan kaki mengikuti pola tortor yang khas mewakili penghormatan dan keagungan adat Mandailing membawa warna keharmonisan, cinta dan kasih sayang.

Baca Juga :  Kapolres Metro Tangerang Kota Laksanakan Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah di Karawaci

Acara diakhiri dengan bersimpuhnya kedua pengantin meminta izin restu kepada kedua belah pihak orang tua pengantin beserta sanak saudara, disertai kegiatan upah-upah dengan menyediakan kepala kerbau sebagai simbol penghormatan dan juga pengharapan para orang tua kepada kedua pengantin, bahwa kekeluargaan sangat dijunjung tinggi daripada pangkat dan jabatan, tidak lupa juga kata-kata petuah dan nasihat mengiringi kegiatan upah-upah kepada kedua pengantin.(KRO/RD/AN)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru