Realisasi Anggaran BOS SMPN 1 Kayuagung Tahun 2025 Disorot: Fasilitas Rusak, Dugaan Korupsi dan Mark-up Menguat

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Realisasi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Kayuagung tahun 2025 kini menjadi sorotan tajam publik. Dugaan kuat muncul bahwa penggunaan dana tidak sesuai dengan fakta di lapangan, bahkan mengarah pada praktik korupsi dan mark-up anggaran.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi sekolah yang jauh dari kata layak. Sejumlah fasilitas terlihat rusak dan terabaikan. Plafon bangunan tampak jebol, sementara cat dinding kusam dan mengelupas, seolah tidak pernah tersentuh perawatan dalam waktu lama.

banner 600x600

Kondisi ini memicu pertanyaan besar dari masyarakat. Pasalnya, anggaran pemeliharaan sekolah dari dana BOS diketahui rutin dikucurkan setiap tahun, bahkan dicairkan setiap triwulan dengan nilai mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Skandal Dugaan Pemalsuan LHKPN Sekda OKI Disorot, PPWI Desak APH Segera Bertindak

“Anggaran itu jelas ada dan rutin cair. Tapi kenyataannya, fasilitas sekolah tetap rusak. Ini bukan lagi kelalaian biasa, ini patut diduga ada penyimpangan,” ujar Siti, warga Kayuagung, dengan nada kecewa.

Kecurigaan publik semakin menguat. Dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan justru dinilai tidak berdampak signifikan. Dugaan praktik mark-up pun mencuat, seiring tidak adanya perubahan nyata pada kondisi fisik sekolah.

Yang lebih mencurigakan, upaya konfirmasi kepada Kepala SMPN 1 Kayuagung tidak membuahkan hasil. Nomor WhatsApp yang biasa digunakan justru tidak aktif. Sikap tertutup ini semakin memantik spekulasi bahwa ada hal yang tengah disembunyikan dari publik.

Baca Juga :  Rumah Warga Ludes Dilalap Api, Bupati Abusama Turun Tangan — Warga Menanti Bukti, Bukan Sekadar Janji!

Masyarakat kini mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk tidak tinggal diam. Audit menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS dinilai mendesak dilakukan guna mengungkap kebenaran.

“Ini uang rakyat, bukan untuk diselewengkan. Harus ada transparansi. Jika benar ada penyimpangan, aparat penegak hukum harus turun tangan,” tegas warga lainnya.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa pengelolaan anggaran pendidikan tidak boleh main-main. Ketika dana publik diduga disalahgunakan, maka yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga masa depan generasi muda. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru