Warga Kampung Pamengker Tolak Aktivitas Wisata PT Vila Emas dan Pendakian Gunung Pulosari, Diduga Izin Bermasalah

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, Banten – MediaViral.net

Aktivitas wisata yang dikelola PT Vila Emas, termasuk pembukaan jalur pendakian di Gunung Pulosari, menuai penolakan keras dari warga Kampung Pamengker, Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Selasa (7/4/2026).

Sejumlah warga mengaku tidak pernah memberikan persetujuan atas keberadaan aktivitas wisata maupun pembukaan jalur pendakian tersebut. Bahkan, warga yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa mereka tidak pernah menandatangani dokumen apa pun yang dijadikan dasar perizinan.

banner 600x600

“Kami tidak pernah setuju, apalagi menandatangani izin pembukaan pendakian maupun aktivitas wisata PT Vila Emas,” ungkap salah satu warga dengan nada tegas.

Lebih mengejutkan, dalam musyawarah yang seharusnya melibatkan masyarakat Kampung Pamengker, pihak pengelola PT Vila Emas justru tidak hadir. Pertemuan tersebut hanya dihadiri unsur Muspika, tanpa kehadiran pihak perusahaan yang menjadi sumber polemik.

Baca Juga :  Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis, Polisi Selidiki Kepemilikan Senjata Api oleh Pengusaha di Bandar Lampung

Situasi ini memicu kekecewaan mendalam di tengah masyarakat. Warga bahkan menyoroti adanya dugaan pencatutan nama dalam dokumen persetujuan.

“Nama kami dicatut. Faktanya, warga yang tercantum tidak merasa pernah menandatangani surat tersebut,” tegas warga lainnya.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak PT Vila Emas belum membuahkan hasil. Pihak pengelola tidak berada di lokasi. Namun, salah satu petugas bernama Diki menyampaikan bahwa aktivitas tersebut telah mengantongi izin.

“Kami sudah memiliki izin dari DLHK, Perhutani, dan Polda Banten. Kami juga membuka jalur pendakian Gunung Pulosari,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai keberadaan posko SAR, Diki menyebutkan bahwa posko masih bergabung dengan area pendaftaran pengunjung.

Baca Juga :  Giat Dinas Hari Kedua Pimpin Apel Gabungan Perdana, Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih Ajak ASN Bahu Membahu Membangun Simalungun

Di sisi lain, kondisi ini semakin memanas setelah muncul dugaan bahwa aktivitas tersebut belum sepenuhnya legal. Berdasarkan informasi yang beredar, surat edaran dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan bahwa aktivitas PT Vila Emas serta pendakian Gunung Pulosari masih dalam proses penutupan.

Selain itu, hingga kini pihak kementerian terkait disebut belum mengeluarkan keputusan resmi untuk membuka kembali pengelolaan maupun jalur pendakian di Gunung Pulosari.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT Vila Emas maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Ketegangan antara warga dan pengelola pun terus meningkat, menyisakan tanda tanya besar soal legalitas dan transparansi pengelolaan wisata di kawasan tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru