BBM di Asia Tenggara Melonjak, Indonesia Masih Tahan Harga — Sampai Kapan?

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asia Tenggara, April 2026 – MediaViral.net

Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Asia Tenggara kian terasa dalam beberapa bulan terakhir. Dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia akibat tensi geopolitik, sejumlah negara memilih menyesuaikan harga dengan mekanisme pasar. Namun, Indonesia masih bertahan dengan kebijakan subsidi yang membuat harga BBM relatif lebih rendah dibanding negara lain.


Singapura Tertinggi, Tembus Rp50 Ribu per Liter

banner 600x600

Singapura menjadi negara dengan harga BBM tertinggi di Asia Tenggara. Harga bensin di negara tersebut berkisar antara Rp43.000 hingga lebih dari Rp50.000 per liter.

Tingginya harga ini disebabkan oleh tidak adanya subsidi serta penerapan pajak bahan bakar yang tinggi. Pemerintah Singapura juga menggunakan kebijakan ini untuk mengendalikan jumlah kendaraan di jalan.


Laos, Filipina, Myanmar, dan Kamboja Ikuti Harga Global

Negara seperti Laos, Filipina, Myanmar, dan Kamboja mencatat harga BBM di kisaran Rp26.000 hingga Rp33.000 per liter.

Baca Juga :  Irjen Pol Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolda Banten Gantikan Irjen Pol Abdul Karim

Minimnya subsidi serta tingginya ketergantungan pada impor minyak membuat negara-negara ini sangat rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia.


Thailand dan Vietnam di Posisi Menengah

Thailand dan Vietnam berada di posisi menengah dalam hal harga BBM. Di Thailand, harga berkisar antara Rp16.000 hingga Rp27.000 per liter, sementara Vietnam sekitar Rp15.000 hingga Rp18.000 per liter.

Kedua negara ini menerapkan kebijakan semi-subsidi, sehingga harga tetap mengikuti pasar namun masih dikendalikan oleh pemerintah.


Indonesia dan Malaysia Termurah, Berkat Subsidi

Indonesia dan Malaysia menjadi negara dengan harga BBM paling rendah di kawasan.

Di Indonesia, harga Pertamax (RON 92) masih berada di kisaran Rp12.300 hingga Rp13.000 per liter, sementara BBM subsidi tetap dipertahankan pemerintah.

Kondisi ini memberikan keuntungan bagi masyarakat, namun di sisi lain menimbulkan tantangan terhadap beban anggaran negara.

Baca Juga :  Kapolri Berikan Penghargaan Untuk Jakarta Bhayangkara Presisi Dan Popsivo Polwan Atas Prestasi di Proliga 2024

Timor Leste di Kisaran Menengah

Timor Leste mencatat harga BBM di kisaran Rp19.000 hingga Rp21.000 per liter. Sebagai negara yang bergantung pada impor energi, harga BBM di sana cukup dipengaruhi oleh kondisi global.


Indonesia Dihadapkan pada Tantangan

Perbedaan harga BBM antarnegara di Asia Tenggara dipengaruhi oleh kebijakan subsidi, pajak, serta mekanisme penentuan harga di masing-masing negara.

Indonesia saat ini masih menahan harga melalui subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, jika harga minyak dunia terus meningkat, kebijakan tersebut berpotensi menjadi beban fiskal yang cukup besar.

Pertanyaan yang kini muncul adalah, sampai kapan kebijakan ini dapat dipertahankan tanpa berdampak pada stabilitas keuangan negara?


MediaViral.net
Fakta Tajam, Berimbang, dan Terpercaya

banner 600x600

Berita Terkait

Lima Gubernur Sumbagsel Berkumpul di Palembang, Soroti Ketertinggalan dan Desak Aksi Nyata Pembangunan
UN Indigenous Forum Opens With Pressure for Real-World Results
Setelah 30 Tahun, Ronaldo Kembali ke Indonesia, GBK Siap Bergemuruh
Digital Value “Disappears”: Constitutional Court Tests Telco Power and Consumer Rights
Pelayanan Leasing BAF Mengecewakan, Wilson Lalengke: Jangan Tipu Nasabah
Indonesia–Malaysia Bergerak Cepat! Ancaman di Lebanon Bikin Dua Negara Serius Lindungi Pasukan Perdamaian
Putin Meets Prabowo as Russia and Indonesia Deepen Strategic Ties Amid Global Shifts
OTT KPK Meledak di Tulungagung! Bupati Gatut Sunu Wibowo Diciduk Subuh-Subuh, Skandal Besar Segera Terbongkar?

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 00:52 WIB

Lima Gubernur Sumbagsel Berkumpul di Palembang, Soroti Ketertinggalan dan Desak Aksi Nyata Pembangunan

Selasa, 21 April 2026 - 07:23 WIB

UN Indigenous Forum Opens With Pressure for Real-World Results

Sabtu, 18 April 2026 - 15:59 WIB

Setelah 30 Tahun, Ronaldo Kembali ke Indonesia, GBK Siap Bergemuruh

Sabtu, 18 April 2026 - 14:48 WIB

Digital Value “Disappears”: Constitutional Court Tests Telco Power and Consumer Rights

Sabtu, 18 April 2026 - 05:23 WIB

Pelayanan Leasing BAF Mengecewakan, Wilson Lalengke: Jangan Tipu Nasabah

Berita Terbaru