Hanya Catat Data, Tak Ada Tindakan Nyata, Masyarakat Kecewa dengan Kehadiran Dinas Sosial dan Perdagangan Tangani Anak Punk di Pasar Shopping Kayuagung

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Pemberitaan mengenai permasalahan di Pasar Shopping Kayuagung, yang meliputi dugaan penjualan lahan parkir tanpa masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta keberadaan anak punk yang dinilai mengganggu masyarakat, kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, perhatian tertuju pada kehadiran pegawai Dinas Sosial dan Perdagangan yang turun langsung ke lokasi pada Senin, 4 Mei 2026. Namun, kehadiran tersebut dinilai masyarakat hanya sebatas melakukan pendataan terhadap anak punk, tanpa diikuti tindakan nyata.

banner 600x600

Masyarakat menilai langkah tersebut tidak memberikan solusi atas persoalan yang telah berlangsung cukup lama.

“Yang kami inginkan bukan hanya pencatatan data, tetapi tindakan nyata. Anak-anak punk ini harus ditindak oleh pihak Polisi Pamong Praja atau diantarkan pulang ke rumah masing-masing, sehingga tidak lagi berada di sini dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Bagaimana pasar ini bisa terlihat indah dan nyaman jika tidak ada penertiban?” ujar salah satu warga Kayuagung dengan nada geram.

Baca Juga :  Diduga Skandal di PTPN IV Kebun Mayang: Kebun Terbengkalai, Anggaran Perawatan Dipertanyakan

Warga juga menegaskan, jika tidak ada langkah konkret dari pihak terkait, maka pembongkaran posko atau tempat berkumpul di depan Pasar Shopping dianggap sebagai solusi terakhir.

“Tempat itu pantas dibongkar karena kotor dan kumuh. Bahkan hal tersebut juga dibenarkan oleh pegawai Dinas Sosial maupun Perdagangan saat berkunjung tadi,” tambahnya.

Selain mengganggu ketertiban dan kenyamanan, masyarakat juga mengungkapkan bahwa aktivitas anak punk di lokasi tersebut kerap meresahkan, terutama pada malam hari.

“Mereka sering bermain judi, ngelem, dan melakukan berbagai tindakan yang mengganggu ketertiban umum,” ungkap warga lainnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati OKU Timur Resmi Buka Perwosi Basket Ball 1st Championship 2025 OKU Timur

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait peran aparat penegak hukum serta pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut.

“Bagaimana dengan penegak hukum yang seharusnya menjaga ketertiban? Dan bagaimana dengan pihak Pemda OKI yang seharusnya mengambil langkah? Kami sudah lama mengeluhkan, tetapi belum ada perubahan,” ujarnya dengan nada kesal.

Masyarakat berharap Pemerintah Daerah OKI, aparat penegak hukum, Polisi Pamong Praja, serta dinas terkait segera mengambil langkah tegas dan nyata, baik dalam menangani dugaan penjualan lahan parkir yang tidak masuk PAD maupun dalam menertibkan keberadaan anak punk. Hal ini diharapkan agar kawasan Pasar Shopping Kayuagung dapat kembali menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru