AJP Siap Adukan Inspektorat Lampung Barat ke Ombudsman Republik Indonesia, Endus Dugaan Maladministrasi

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat – MediaViral.net

Aliansi Jurnalis Persada (AJP) menyoroti kinerja Inspektorat Kabupaten Lampung Barat yang dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan internal, khususnya terkait penanganan dugaan korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan, termasuk di Puskesmas Belalau.

Penanganan laporan yang telah berlangsung selama beberapa bulan tanpa kejelasan perkembangan menjadi perhatian serius. Kondisi ini dinilai mencerminkan adanya potensi kelemahan dalam sistem birokrasi di daerah tersebut.

banner 600x600

AJP menilai proses penanganan pengaduan masyarakat oleh Inspektorat Lampung Barat belum sepenuhnya menunjukkan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan profesional.

“Kami mempertanyakan apakah Inspektorat Lampung Barat memiliki SOP yang jelas dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Jika ada, mengapa prosesnya berlangsung lama tanpa kepastian status? Jika tidak ada, hal ini dapat menjadi persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan,” ujar perwakilan AJP dalam keterangan pers, Minggu (26/04/2026).

Baca Juga :  Guru Madrasah di Demak Lecehkan 16 Siswi, Modus Tagih Hafalan, Pelaku Dijuluki Walid Film Bid'ah

Inkonsistensi Keterangan Pejabat

AJP juga menyoroti adanya perbedaan keterangan dari sejumlah pejabat di lingkungan Inspektorat. Hal ini terlihat dari pernyataan Musadi yang menyebutkan bahwa penanganan telah dilimpahkan kepada Puguh selaku Irban Pembantu IV.

Perbedaan informasi tersebut dinilai menunjukkan perlunya peningkatan koordinasi dan profesionalisme dalam penanganan laporan.

Menurut AJP, kejelasan informasi kepada publik merupakan bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas lembaga pengawas.

Pertimbangkan Laporan ke Tingkat Nasional

Baca Juga :  Sebanyak 312 Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) Sekabupaten OKU Timur Dilantik

AJP menyatakan akan terus mengawal kasus ini. Jika dalam waktu dekat belum ada kejelasan terkait hasil audit atau perkembangan penanganan, pihaknya mempertimbangkan untuk menyampaikan laporan resmi kepada Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta.

Laporan tersebut akan berfokus pada dugaan maladministrasi serta pelayanan publik yang dinilai belum optimal. AJP juga menyebut telah mengumpulkan sejumlah data dan bukti pendukung terkait hal tersebut.

AJP mengajak masyarakat untuk turut mengawasi proses ini sebagai bagian dari upaya mendorong transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Transparansi dan akuntabilitas merupakan hal penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional,” tutupnya. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru