Anggota MPR RI Supriyanto Gelar Sosialisasi Empat Pilar

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponorogo/Jawa Timur, mediaviral.net

Saat bertatap muka dengan 155 orang peserta, anggota MPR RI asal Dapil Jatim VII (Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek dan Pacitan), Drs. Supriyanto kembali menemui masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar tentang Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada 22 April 2025.

Pada kegiatan Sosdapil tersebut, Drs. Supriyanto memaparkan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diadakan di seluruh Indonesia ini dalam rangka meningkatkan rasa Nasionalisme serta menjaga keutuhan NKRI. “Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan salah satu cara untuk ikut mencerdaskan anak bangsa,” ujar Drs. Supriyanto.

banner 600x600
Baca Juga :  Kapolda Sumsel Turun Langsung Pimpin Apel Besar dan Tekankan Siaga Karhutla

Lebih lanjut pria yang akrab Kang Pri ini juga menyampaikan kepada peserta bahwa sudah saatnya Bangsa Indonesia kembali memahami tentang latar belakang pemikiran dari empat pilar kebangsaan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, dan lainnya. “Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai kontutusi negara serta ketetapan MPR NKRI, juga sebagai bentuk negara Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara,” ungkapnya.

Menurut Legislator Partai Gerindra ini juga menceritakan tentang lahirnya pancasila. Di mana, pancasila lahir berkaitan dengan semangat bangsa Indonesia untuk menjaga keutuhan NKRI. “Salah satu wujud semangat kebangsaan yakni dengan mengingat hari kebangkitan bangsa, sumpah pemuda, dan lainnya,” urainya.

Baca Juga :  Polsek Aruta Berikan Himbauan ke Masyarakat Untuk Tidak Terlibat Praktik Pungli

Selain itu dia juga memaparkan tentang bahaya Radikalisme, fanatik militan, kelompok yang ingin mendirikan negara Islam dan teroris merupakan ancaman bagi Pancasila dan kebhinnekaan Indonesia. “Untuk itu saya mengajak semua elemen masyarakat, tokoh dan ulama untuk terlibat meluruskan informasi dan ajakan yang mengajak pada kebencian terhadap kelompok lain, menolak isu etnis, kristenisasi, inteloransi, pengkafiran terhadap kelompok lain serta ideologi kekerasan,” jelasnya. (Muh Nurcholis)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru