Jelang May Day 2026, Polda Lampung Turun Simulasi Besar-Besaran: Antisipasi Serius atau Sekadar Formalitas?

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung — MediaViral.net

Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Polda Lampung menggelar simulasi besar-besaran penanganan unjuk rasa di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Rabu (15/04/2026).

Simulasi ini dipimpin langsung oleh Helfi Assegaf bersama Sumarto, sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi gejolak di lapangan.

banner 600x600

Namun di balik itu, publik mulai bertanya: apakah ini benar-benar kesiapan matang, atau hanya rutinitas tahunan yang berulang tanpa evaluasi nyata?


Simulasi Digelar, Ancaman Nyata di Depan Mata

Kegiatan ini melibatkan berbagai satuan, mulai dari Brimob, Samapta, Lalu Lintas, hingga jajaran polres wilayah.

Personel memperagakan berbagai skenario, dari aksi damai hingga situasi yang berujung kericuhan. Semua tampak rapi, terstruktur, dan terkendali.

Tapi kenyataannya, kondisi di lapangan sering kali jauh berbeda dari skenario.

Baca Juga :  KIP Pidie Tolak Berkas Pendaftaran Pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Karena Ketidakhadiran Haji Arizal Mahdi, S.Pd

Tidak sedikit kasus sebelumnya menunjukkan bahwa eskalasi massa bisa terjadi cepat dan sulit dikendalikan, bahkan dengan persiapan yang terlihat matang.


Pendekatan Humanis Digaungkan, Tapi Akankah Konsisten?

Dalam simulasi, aparat menampilkan pendekatan bertahap:

Negosiasi dengan massa

Pengamanan jalur

Pengendalian oleh Dalmas awal hingga lanjutan

Penanganan darurat dan layanan kesehatan

Pendekatan ini diklaim sebagai bentuk profesional dan humanis.

Namun publik tentu masih mengingat berbagai penanganan aksi di sejumlah daerah yang berujung benturan.

Pertanyaannya: apakah pendekatan humanis ini akan benar-benar diterapkan saat tekanan di lapangan meningkat?


Kapolda Tekankan Kesiapan, Semua Polres Diminta Siaga

Dalam arahannya, Helfi Assegaf menegaskan pentingnya kesiapan total personel melalui pembentukan kekuatan peleton dan kompi kerangka.

Seluruh kapolres jajaran diminta tidak lengah dan wajib mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas.

Baca Juga :  Skandal Dugaan Pungli di Kemenag Ogan Ilir, Guru PAI Mengaku Tertekan Demi Pencairan Sertifikasi

Instruksi ini menunjukkan bahwa aparat menyadari potensi kerawanan yang tidak bisa dianggap remeh.


Bukan Hanya Buruh, Semua Dinamika Jadi Sorotan

Menariknya, pemantauan tidak hanya fokus pada aksi buruh, tetapi juga mencakup dinamika yang berkaitan dengan pemerintah, DPR, TNI, hingga Polri.

Hal ini menandakan bahwa situasi sosial menjelang May Day dipandang cukup sensitif dan berpotensi meluas.


Kesimpulan: Siap di Lapangan atau Hanya Siap di Skenario?

Simulasi besar telah digelar. Instruksi tegas sudah diberikan. Kesiapan pun diklaim maksimal.

Namun ujian sesungguhnya bukan di lapangan latihan, melainkan di jalanan saat massa benar-benar turun.

Apakah aparat benar-benar siap menghadapi situasi nyata, atau justru kembali kewalahan saat tekanan meningkat?

May Day 2026 akan menjadi jawabannya. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru