Lampung Darurat Narkoba! GRANAT Bongkar Ancaman Nyata dan Tantang Semua Pihak Bertindak

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung — MediaViral.net

Ancaman narkoba di Provinsi Lampung tidak lagi bisa dianggap persoalan biasa. Situasinya kian mengkhawatirkan dan telah memasuki tahap darurat. Jika tidak ditangani secara serius dan bersama-sama, generasi muda Lampung terancam menjadi korban berikutnya dari kejahatan yang terorganisir dan sistematis ini.

Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Lampung menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih terus terjadi dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, tanpa memandang usia maupun status sosial.

banner 600x600

Di tengah kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini, Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung tampil di garis depan. Tidak sekadar menjadi pendamping, GRANAT secara tegas menyatakan perang terhadap narkoba dan seluruh jaringan di belakangnya.

Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menegaskan bahwa peredaran narkoba bukan hanya kejahatan biasa, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap bangsa.

“Bandar dan pengedar narkoba adalah musuh nyata. Mereka merusak masa depan anak-anak kita demi keuntungan pribadi. Ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

GRANAT bersama aparat penegak hukum mendorong pendekatan yang tidak hanya represif, tetapi juga menyasar akar persoalan. Edukasi, sosialisasi, dan penyuluhan dilakukan secara masif hingga ke desa-desa, menyasar generasi muda, keluarga, hingga tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Yaga Yingde Group Lampung, Beri Bantuan Kepada Siswi Kelas 2 MIN 7 Kotabumi Selatan

Langkah ini bukan tanpa alasan. Peredaran narkoba mengikuti hukum pasar: selama permintaan masih tinggi, pasokan akan terus mengalir. Artinya, perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku, tetapi juga harus menekan permintaan melalui peningkatan kesadaran masyarakat.

GRANAT pun menggencarkan pelatihan penyuluh anti-narkoba, menciptakan kekuatan masyarakat sebagai ujung tombak di lapangan. Mereka bergerak dari rumah ke rumah, dari sekolah ke sekolah, membawa satu pesan tegas: narkoba adalah ancaman nyata yang dapat menghancurkan siapa saja.

Baca Juga :  Hutan Tanjung Raja Dijarah Terang-Terangan, Publik Lampung Utara Geram

Namun, di balik upaya tersebut, tantangan masih membayangi. Keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta belum maksimalnya dukungan dari berbagai pihak menjadi hambatan yang harus segera diatasi.

Pertanyaannya, sampai kapan semua pihak hanya menjadi penonton?

Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat atau organisasi tertentu. Ini adalah tanggung jawab bersama. Orang tua, guru, pemerintah daerah, hingga masyarakat luas harus turun tangan sebelum semuanya terlambat.

GRANAT menegaskan bahwa penyalahguna adalah korban yang harus diselamatkan, sementara bandar dan pengedar merupakan pelaku utama yang harus ditindak tegas tanpa kompromi.

Jika tidak ada langkah nyata dan keberanian untuk bertindak sekarang, maka Lampung berisiko kehilangan satu generasi.

Saatnya bersatu. Saatnya melawan. Sebelum semuanya terlambat. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru