Legislator Gerindra : PDIP Paling Bertanggung Jawab Terhadap Kenaikan PPN 12 Persen

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO/JAWA TIMUR MEDIAVIRAL.ID

Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 prosen yang akan berlaku mulai tahun depan 2025 menuai kritik publik, dan masyarakat.
Seperti diketahui kenaikan PPN 12 prosen ini merupakan amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Supriyanto mengatakan bahwa kenaikan PPN 12 persen adalah produk UU Tahun 2021 yang disahkan DPR RI, terlebih PDIP sebagai partai pendukung utama pemerintah. “Terbukti Pimpinan Panja RUU tersebut adalah Kader PDIP yaitu Dolfi, dan ketua DPR nya Puan Maharani,” ujar Supriyanto, Senin (23/12/2024).

banner 600x600
Baca Juga :  Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Se-Kabupaten Lampura Periode 2021-2029 Periode 2023-2031

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Presiden RI, saat ini Prabowo Subianto harus menjalankan UU tersebut, namun karena Presiden Prabowo Subianto, sangat memahami kepentingan rakyat, maka kenaikan tersebut hanya diberlakukan untuk barang mewah dan jasa mewah saja.
Dengan demikian kenaikan PPN tersebut hanya diberlakukan bagi masyarakat yang secara ekonomi mampu. “Disinilah jalan keadilan yang diambil Pemerintahan Pak Prabowo,” jelasnya.

Tetapi Kang Pri sapaan Legislator Partai Gerindra dari Dapil Jatim VII ini mempertanyakan kenapa PDIP justru yang menyerang kenaikan PPN 12 %. “Tentunya bukan untuk kepentingan rakyat tetapi lebih untuk kepentingan pencitraan? Saya kira rakyat semua tau. Justru PDIP lah yang harusnya paling bertanggungjawab terhadap kenaikan PPN 12 prosen tersebut, karena PDIP pada waktu itu merupakan partai utama pendukung pemerintah. Pemerintahan sekarang di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto berusaha untuk menghadirkan keadilan dengan kenaikan menyusur sektor mewah saja,” tukasnya. (Muh Nurcholis)

Baca Juga :  Kecelakaan Tunggal di Jalan Sungkai Utara Mobil Terjungkal Balik, Sopir Selamat
banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru