Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net
Masyarakat Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) OKI bersama Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil langkah tegas terkait dua persoalan utama di kawasan Pasar Shopping Kayuagung.
Permasalahan pertama adalah dugaan alih fungsi lahan parkir yang seharusnya menjadi fasilitas publik, namun kini diperjualbelikan dan dijadikan lapak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ironisnya, dana hasil penjualan tersebut diduga tidak masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Warga menyebut persoalan ini sudah berlangsung lama dan bahkan telah diketahui oleh internal Pemda OKI. Namun hingga saat ini, belum terlihat adanya tindakan tegas dari pihak terkait. Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa laporan beserta bukti seperti foto dan dokumentasi telah berulang kali disampaikan, tetapi belum ditindaklanjuti.
“Masalah ini bukan baru. Sudah sering dilaporkan, tapi belum ada tindakan nyata. Kami berharap aparat penegak hukum segera turun tangan,” ujarnya.
Selain itu, kondisi di kawasan pasar juga dinilai semakin tidak nyaman akibat keberadaan sejumlah anak punk yang kerap berkumpul. Perilaku mereka dinilai mengganggu ketertiban umum, bahkan dilaporkan melakukan aktivitas yang tidak pantas seperti buang air sembarangan di sekitar area pasar.
Padahal, kondisi tersebut disebut sudah diketahui oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perdagangan, serta Dinas Perhubungan (Dishub) OKI. Namun masyarakat menilai penanganannya masih lemah dan terkesan dibiarkan.
“Kami ingin pasar ini bersih, tertib, dan aman. Tapi kalau dibiarkan seperti ini tanpa penertiban, bagaimana bisa terwujud?” ungkap salah satu warga.
Tak hanya itu, muncul pula dugaan praktik jual beli lapak oleh oknum tertentu dengan harga bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp45 juta, bahkan ada yang disebut mencapai lebih dari Rp100 juta. Dana dari transaksi tersebut diduga tidak masuk ke kas daerah, melainkan ke kantong pribadi pihak-pihak tertentu.
Atas dugaan tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan kejaksaan, segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap fakta dan menindak tegas pihak yang terlibat.
“Kami mendesak Pemda OKI dan seluruh APH untuk serius menangani persoalan ini. Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang karena pembiaran yang berlarut-larut,” tegas warga.
Masyarakat berharap adanya langkah konkret dan cepat agar Pasar Shopping Kayuagung dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang tertib, bersih, dan nyaman bagi semua. (mediaviral.net)










