Presiden Joko Widodo Panen Kopi Bersama Bupati Lampung Barat

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG BARAT, MEDIA-VIRAL.ID

Pj Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M melakukan panen raya kopi robusta bersama Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo.

Panen raya kopi itu dipusatkan di kebun milik bapak Syarifruddin pekon Kembahang Kecamatan Batu Brak, Jum’at 12 Juli 2024.

banner 600x600

Joko Widodo mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian upaya pemerintah untuk terus memperkuat dukungan terhadap komoditas kopi Indonesia sebagai kopi terbaik dan terbesar di dunia.

“Kita tahui, harga kopi sekarang ini terus naik, meskipun kadang turun, tapi secara tahunan naik terus,” ucapnya.

“Lalu volume untuk permintaan ekspor juga terus naik. Inilah yang tadi saya sampaikan ke Pak Menteri Pertanian agar memberi perhatian pada komoditas kopi,”lanjutnya.

Ia juga mengatakan harga komoditas kopi mencapai 70 ribu rupiah per kilogram dalam bentuk kering atau green bean, sementara rata-rata produktivitas kopi petani mencapai 3 hingga 4 ton per hektare.

Baca Juga :  Indonesia Jajaki Ekspor Beras ke Malaysia, Perkuat Ketahanan Pangan Kawasan

Terkait hal ini, Presiden ingin petani terus meningkat produksinya hingga menyentuh 8 ton perhektare agar kesejahteraannya meningkat.

“Yang paling penting adalah produktivitas per hektarnya harus naik, yang masih 1 hektar, 1 ton, 2 ton, harusnya bisa masuk ke 8 ton atau 9 ton. Tetapi ingat, ini tugas kita bersama bagaimana membuat produktivitas per hektarnya menjadi naik drastis,” katanya.

Joko Widodo menjelaskan pemerintah telah menyiapkan alokasi pupuk subsidi yang kini naik 2 kali lipat dari yang tadinya 4,5 juta menjadi 9,5 juta.

Kenaikan tersebut diharapkan menjadi pemicu produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun mancanegara.

“Dan itu bisa terjadi kalau ada perawatan yang baik, ada pupuk yang baik, ada jarak tanam yang mungkin lebih rapat sehingga produktivitas perhatiannya bisa naik. Ingat kita memiliki 1,2 juta hektare kopi, baik Robusta maupun Arabica, di seluruh Indonesia,” katanya.

Presiden berharap produksi kopi yang dilakukan ini masuk pada tahap industri atau hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah atau pendapatan petani kopi itu sendiri.

Baca Juga :  Terkait Kasus Dedengkot Koruptor PWI, Beredar Bukti Pemberian Dana Cashback ke Kementerian BUMN

Ditempat yang sama, Pj Bupati nukman menyampaikan rasa bahagia atas aset yang dimiliki kabupaten Lampung Barat.

“Alhamdulillah, ini menjadi sejarah bagi petani kopi di Kabupaten Lampung Barat dikunjungi oleh bapak Presiden,” ujarnya.

Dengan kedatangan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Lampung Barat dalam panen raya kopi Nukman berharap dapat menjadi penyemangat bagi para petani.

“Bahwa produksi kopi di Lampung Barat tergolong dalam kondisi bagus,” kata dia.

Pria yang merupakan asli anak petani itu berharap pemerintah pusat memberi perhatian terhadap kopi khususnya terkait harga.

“Tentu kami berharap pak Presiden dengan harga kopi seperti saat ini meskipun tidak terus naik namun setidaknya tetap bertahan seperti saat ini,” pungkasnya. (media-viral.id)

banner 600x600

Berita Terkait

Lima Gubernur Sumbagsel Berkumpul di Palembang, Soroti Ketertinggalan dan Desak Aksi Nyata Pembangunan
UN Indigenous Forum Opens With Pressure for Real-World Results
Setelah 30 Tahun, Ronaldo Kembali ke Indonesia, GBK Siap Bergemuruh
Digital Value “Disappears”: Constitutional Court Tests Telco Power and Consumer Rights
Pelayanan Leasing BAF Mengecewakan, Wilson Lalengke: Jangan Tipu Nasabah
Indonesia–Malaysia Bergerak Cepat! Ancaman di Lebanon Bikin Dua Negara Serius Lindungi Pasukan Perdamaian
Putin Meets Prabowo as Russia and Indonesia Deepen Strategic Ties Amid Global Shifts
OTT KPK Meledak di Tulungagung! Bupati Gatut Sunu Wibowo Diciduk Subuh-Subuh, Skandal Besar Segera Terbongkar?

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 00:52 WIB

Lima Gubernur Sumbagsel Berkumpul di Palembang, Soroti Ketertinggalan dan Desak Aksi Nyata Pembangunan

Selasa, 21 April 2026 - 07:23 WIB

UN Indigenous Forum Opens With Pressure for Real-World Results

Sabtu, 18 April 2026 - 15:59 WIB

Setelah 30 Tahun, Ronaldo Kembali ke Indonesia, GBK Siap Bergemuruh

Sabtu, 18 April 2026 - 14:48 WIB

Digital Value “Disappears”: Constitutional Court Tests Telco Power and Consumer Rights

Sabtu, 18 April 2026 - 05:23 WIB

Pelayanan Leasing BAF Mengecewakan, Wilson Lalengke: Jangan Tipu Nasabah

Berita Terbaru