Warga OKI Keluhkan Tarif Air PDAM Tak Sesuai Pemakaian, Air Hanya Mengalir Sekali Pagi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Warga di wilayah Kedaton, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kembali mengeluhkan layanan air bersih dari PDAM Tirta Agung. Persoalan yang telah berlangsung lama ini kembali mencuat karena belum adanya solusi yang jelas.

Keluhan utama warga adalah tidak seimbangnya antara tarif yang dibayarkan dengan pasokan air yang diterima. Air disebut hanya mengalir sekali dalam sehari, yakni pada pagi hari mulai pukul 05.00 hingga sekitar 07.30 WIB.

banner 600x600

“Airnya hanya hidup sekali pagi dan sebentar. Untuk kebutuhan rumah tangga jelas tidak cukup, tetapi tagihan tetap tinggi, bisa mencapai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per bulan,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga :  Kapolres Cianjur Diminta Tangkap Iman Cikole Pelaku Benur Ilegal

Kondisi ini dinilai memberatkan, terutama bagi warga perumahan yang sangat bergantung pada suplai air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan durasi aliran yang terbatas, warga terpaksa mencari alternatif lain, seperti menampung air atau membeli air tambahan.

Masalah ini menjadi sorotan karena dianggap telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang memadai. Warga berharap Direktur PDAM Tirta Agung, Masagus M. Hakim, dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Baca Juga :  Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Ponorogo Beri Helm Gratis untuk Ojol

Masyarakat mendesak agar pihak PDAM melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi air dan penetapan tarif, sehingga layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan serta biaya yang dibebankan kepada pelanggan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Agung Kayuagung belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga. Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan menyampaikan informasi terbaru. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru