Rumah Warga Ludes Dilalap Api, Bupati Abusama Turun Tangan — Warga Menanti Bukti, Bukan Sekadar Janji!

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Kobaran api yang melahap rumah warga di Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, pada Minggu (12/04/2026), tak hanya menyisakan abu dan tangis, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar: seberapa siap pemerintah menghadapi bencana yang terus berulang?

Di tengah kepanikan warga dan puing-puing yang masih mengepul, Bupati Abusama akhirnya turun langsung ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Kehadirannya disambut harap—namun juga diam-diam menyisakan kegelisahan dari warga yang terdampak.

banner 600x600

Api yang menghanguskan rumah tersebut diduga cepat membesar, sementara upaya pemadaman masih mengandalkan kerja keras warga bersama tim pemadam yang terbatas. Situasi ini kembali menyoroti lemahnya kesiapsiagaan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Camat Bangkunat Gelar Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Penjabat Peratin Pekon Waytias

Di hadapan korban, Bupati menyampaikan keprihatinan dan janji bantuan. Ia juga memastikan kondisi warga serta memberikan imbauan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

Namun di balik itu, muncul suara-suara lirih dari warga yang mempertanyakan langkah nyata ke depan. Mereka berharap pemerintah tidak hanya hadir saat musibah terjadi, tetapi juga serius dalam upaya pencegahan.

“Jangan sampai setiap kejadian hanya direspons dengan imbauan. Kami butuh solusi nyata,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Kapolres Lamandau Pimpin Langsung Press Release Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian di Masjid

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten OKU Selatan. Evaluasi sistem penanggulangan kebakaran, ketersediaan sarana pemadam, hingga edukasi masyarakat dinilai mendesak untuk segera dibenahi.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau perkembangan dan memberikan bantuan bagi korban. Namun publik kini menunggu langkah konkret—bukan sekadar pernyataan—agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Di tengah duka yang masih menyelimuti Desa Gedung Wani, satu hal menjadi jelas: warga tidak hanya butuh empati, tetapi juga aksi nyata. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru