Diduga Peredaran Tramadol Dibiarkan, Warga Soroti Kinerja Aparat di Wilayah Cimahi–Bandung Barat

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, Jawa Barat – MediaViral.net

Peredaran obat keras jenis Tramadol di kawasan Pasar Ceramat, Jalan Raya Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, kian menjadi sorotan tajam. Aktivitas yang diduga berlangsung terang-terangan ini memicu kemarahan dan kecurigaan publik terhadap lemahnya pengawasan di wilayah hukum setempat.

Di tengah gencarnya kampanye pemberantasan narkoba dan obat terlarang, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Warga menyebut praktik jual beli Tramadol seolah berjalan mulus tanpa hambatan, bahkan disebut dapat diakses dengan mudah layaknya membeli kebutuhan sehari-hari.

banner 600x600

“Ini bukan lagi sembunyi-sembunyi, tapi sudah seperti hal biasa. Yang beli bukan cuma orang dewasa, anak sekolah juga ada,” ungkap seorang warga dengan nada geram.

Fakta bahwa obat keras golongan G ini bisa diperjualbelikan bebas tanpa resep dokter menimbulkan kekhawatiran serius. Terlebih, harga yang relatif murah membuatnya semakin mudah dijangkau oleh kalangan pelajar.

Baca Juga :  Satpol PP OKU Selatan “Sikat” Pedagang Bandel! Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Jalan dan Trotoar Dibersihkan

Lebih mengejutkan lagi, seorang penjaga warung mengaku hanya menjalankan perintah dari sosok yang disebut sebagai “bos”, dengan omzet harian yang disebut bisa mencapai jutaan rupiah. Jika benar, hal ini mengindikasikan adanya dugaan jaringan terorganisir yang bermain di balik peredaran ilegal tersebut.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa praktik seperti ini bisa terus berlangsung? Di mana peran pengawasan? Mengapa belum ada tindakan nyata yang terlihat?

Padahal, aturan hukum sudah tegas. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jelas melarang peredaran obat tanpa izin, dengan ancaman pidana berat. Namun, dugaan pelanggaran tersebut seolah tidak menimbulkan efek jera.

Baca Juga :  Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh

Kondisi ini membuat masyarakat mulai kehilangan kepercayaan. Mereka mendesak aparat penegak hukum, khususnya di wilayah Polres Cimahi dan instansi terkait, untuk tidak hanya sekadar hadir secara formalitas, tetapi benar-benar turun tangan menindak tegas.

“Kalau terus dibiarkan, ini bukan cuma pelanggaran hukum, tapi ancaman nyata bagi masa depan anak-anak kami,” ujar seorang ibu rumah tangga.

Desakan publik kini semakin kuat. Masyarakat menuntut langkah konkret, bukan sekadar wacana. Jika aparat terus diam, bukan tidak mungkin dugaan peredaran obat keras ini akan semakin meluas dan sulit dikendalikan.

Sorotan kini tertuju pada pihak berwenang: akankah ada tindakan tegas, atau praktik ini akan terus berjalan tanpa tersentuh hukum? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru