MBG Diduga “Asal Jalan” di Lampung Timur: Menu Minim, Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur — MediaViral.net

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi garda terdepan pemenuhan gizi anak, justru memicu kemarahan warga di Desa Karya Basuki, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Alih-alih menghadirkan makanan sehat dan bergizi, menu yang dibagikan kepada anak-anak PAUD dan TK pada 22 April 2026 dinilai jauh dari standar kelayakan.

Menu yang diterima anak-anak hanya berupa kentang goreng, dua butir kelengkeng, dan satu potong tempe goreng. Kondisi ini langsung menuai kritik keras dari masyarakat yang menilai program tersebut berjalan “asal jadi” tanpa memperhatikan standar gizi seimbang.

banner 600x600

“Ini program negara, bukan sekadar bagi-bagi makanan seadanya. Kalau seperti ini, di mana letak gizinya?” ujar salah satu warga dengan nada geram.

Keresahan masyarakat bukan tanpa alasan. Selain dinilai minim gizi, proses pengolahan makanan juga disebut-sebut tidak memenuhi standar higienitas. Dugaan ini semakin memperkuat anggapan bahwa pelaksanaan MBG di lapangan terkesan serampangan.

Baca Juga :  Disambut Hangat Warga, Walikota Bandar Lampung Tinjau Lokasi Terdampak Banjir

Lebih mengejutkan lagi, keluhan tidak hanya datang dari satu titik. Sejumlah penerima manfaat di tingkat PAUD, TK, hingga Posyandu di Desa Karya Basuki mengaku menerima menu serupa. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah ada pembiaran sistematis dalam pelaksanaan program ini?

Sorotan tajam kini mengarah ke SPPG Desa Karya Basuki sebagai penyedia makanan. Namun, publik tidak berhenti di situ. Peran pengawasan dari berbagai pihak seperti Satgas MBG, Puskesmas, hingga unsur TNI/Polri juga ikut dipertanyakan.

“Kalau semua pihak benar-benar mengawasi, tidak mungkin makanan seperti ini lolos. Ini jelas ada yang tidak beres,” tegas warga lainnya.

Program MBG yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 serta pedoman dari Badan Gizi Nasional (BGN) sejatinya memiliki standar ketat terkait kualitas, kebersihan, dan nilai gizi makanan. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan indikasi lemahnya kontrol dan pengawasan.

Baca Juga :  Ketua FORWAKO OKU Timur Menyampaikan Ucapan Selamat HUT Bayangkara ke-79, Semoga Polri Semakin Profesional Melindungi dan Mengayomi Masyarakat

Warga mendesak agar pemerintah daerah tidak tinggal diam. DPRD Kabupaten Lampung Timur diminta segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengungkap kondisi sebenarnya.

“Jangan tunggu anak-anak sakit baru bergerak. Ini menyangkut masa depan generasi,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana MBG di Desa Karya Basuki belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap diam ini justru semakin memicu spekulasi dan kekecewaan publik.

Jika dugaan ini terbukti benar, maka pelaksanaan MBG di Lampung Timur bukan sekadar masalah teknis, melainkan cerminan kegagalan serius dalam menjaga amanah program nasional. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru