Lampung — MediaViral.net
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kesti TTKDH Provinsi Lampung, Sumarna, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Dalam keterangannya, Sumarna menegaskan bahwa momentum May Day seharusnya dimanfaatkan untuk mempererat persatuan, bukan justru memicu potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kalangan buruh, agar dapat menahan diri serta mengedepankan cara-cara yang konstruktif dalam menyampaikan aspirasi.
“May Day merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan hak dan aspirasi. Namun, kami mengajak agar hal tersebut dilakukan secara santun melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban,” ujar Sumarna.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk organisasi masyarakat, tokoh pemuda, serta aparat keamanan, dalam menjaga stabilitas daerah.
Menurutnya, kondusivitas di Lampung merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi mendukung keberlangsungan pembangunan serta kenyamanan masyarakat.
Sumarna juga menilai bahwa dialog terbuka antara buruh, pemerintah, dan pihak perusahaan merupakan langkah yang lebih efektif dalam mencari solusi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan.
“Kami percaya komunikasi yang baik akan menghasilkan solusi yang bijak dan berkelanjutan. Oleh karena itu, mari kita utamakan musyawarah serta menghindari tindakan yang dapat merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Sumarna mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.
“Lampung adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian, saling menghormati, serta tetap bersatu demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (mediaviral.net)










