Usai Keracunan di SMAN 6, Disdikbud Lampung Tekankan Pentingnya SOP Program MBG

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – MediaViral.net

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul insiden keracunan massal di SMAN 6 Bandar Lampung.

Sebanyak 172 warga sekolah dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah setelah menyantap makan siang gratis pada Rabu, 22 April 2026. Dari jumlah tersebut, 147 merupakan siswa dan 25 lainnya guru.

banner 600x600

Thomas menyatakan bahwa pihak sekolah wajib meningkatkan koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kebersihan dan kualitas.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana PIP di SMPN 1 Cigemblong Lebak Menguat, Kepsek dan Operator Disorot

“Kualitas makanan harus dijaga, higienis dan fresh. SOP juga harus benar-benar dijalankan sehingga kejadian ini tidak terulang,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, koordinasi tidak hanya mencakup penyusunan menu, tetapi juga proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada siswa.

Meski jumlah terdampak cukup besar, Thomas memastikan tidak ada korban yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Memang ada yang muntah dan mual, tapi setelah diperiksa, alhamdulillah tidak ada yang dirawat,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting agar pelaksanaan program MBG ke depan lebih ketat, khususnya dalam penerapan SOP.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Kelurahan Raja Menghadiri Undangan Sosialisasi DPS di Aula Desa Kumpai Batu Atas

“Ke depan tidak boleh terulang. Makanan harus higienis, fresh, dan sesuai SOP,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan program MBG di Lampung, ia menyebut sebagian besar SMA sederajat telah menerima program tersebut, meskipun masih ada beberapa wilayah yang dalam tahap proses implementasi.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional dapur SPPG Way Lunik, Bandar Lampung, melalui surat bernomor 1903/D.TWS/04/2026 tertanggal 23 April 2026. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru