Pesisir Barat, Lampung – MediaViral.net
Proyek pembangunan di Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, menuai kritik keras dari masyarakat. Bangunan yang tidak jelas sumber anggarannya—apakah dari APBD, APBN, atau Bina Marga—karena tidak terpasangnya papan informasi proyek, menimbulkan tanda tanya besar.
Pekerjaan yang seharusnya menjadi solusi pengendalian banjir justru diduga dikerjakan secara terburu-buru dan tidak memenuhi standar kualitas konstruksi.

Di lapangan, indikasi pekerjaan asal jadi mulai terlihat. Struktur bangunan yang baru dikerjakan beberapa hari lalu menunjukkan kurangnya pengontrolan. Kondisi ini memicu kecurigaan publik terhadap kualitas proyek tersebut.
Beberapa warga sekitar menyampaikan kepada awak media bahwa pekerjaan yang dilakukan dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi dan tidak melalui perencanaan yang matang.
“Ini proyek atau percobaan? Kualitas sangat diragukan,” tegas warga kepada awak media, Minggu (26/04/2026).
Proyek yang dibiayai dari uang rakyat ini seharusnya mengedepankan kualitas dan ketahanan jangka panjang, bukan sekadar mengejar target cepat selesai.
Namun, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar: apakah proyek ini benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi teknis atau hanya formalitas untuk menyerap anggaran?
Fitriawan, sebagai pihak media, menilai proyek yang tidak dilengkapi papan informasi sebaiknya dihentikan sementara sebelum kerugian semakin besar.
“Ini uang rakyat, bukan uang pribadi. Kalau hasilnya seperti ini, siapa yang harus bertanggung jawab?” tegasnya. (mediaviral.net)










