Dana Desa Hujan Mas Disorot Keras! Dugaan “Permainan Volume” Menguat, APH Didesak Bongkar Total

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara — MediaViral.net

Aroma dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa di Desa Hujan Mas, Kecamatan Abung Barat, kian menyengat. Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Lampung Utara didesak tidak lagi menunggu dan segera turun tangan mengusut seluruh pekerjaan fisik yang diduga bermasalah.

Sorotan tajam mengarah pada proyek-proyek yang dikerjakan selama masa jabatan Kepala Desa Yuliyanti. Sejumlah wartawan yang melakukan penelusuran menemukan indikasi kuat adanya ketidaksesuaian antara realisasi pekerjaan di lapangan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

banner 600x600

Yang paling mencolok, dugaan kekurangan volume atau kubikasi pada sejumlah bangunan fisik. Padahal, dalam setiap proyek, nilai anggaran dihitung berdasarkan volume pekerjaan. Jika volume berkurang, maka selisih anggaran menjadi tanda tanya besar.

Baca Juga :  Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Bupati H.Baharuddin Siagian Ucapkan Selamat Seluruh Jajaran Polres Batubara

“Ini bukan lagi soal kelalaian kecil. Kalau kubikasi tidak sesuai, maka ada selisih nilai pekerjaan yang harus dijelaskan. Pertanyaannya, ke mana anggaran itu?” ujar sumber yang mengikuti persoalan tersebut.

Isu ini bahkan disebut-sebut terjadi bukan hanya pada satu titik proyek, melainkan pada sejumlah pekerjaan fisik desa. Jika benar, pola ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola dana desa yang tidak bisa dianggap sepele.

Desakan audit total pun menguat. Pemeriksaan menyeluruh dinilai menjadi satu-satunya cara untuk membuka fakta sebenarnya—apakah hanya kesalahan teknis, atau ada dugaan penyimpangan anggaran yang lebih dalam.

Baca Juga :  Polres Batu Bara Berhasil Amankan Pengedar Narkoba di Desa Simpang Gambus

Hingga kini, pihak Pemerintah Desa Hujan Mas belum memberikan klarifikasi resmi atas berbagai tudingan yang beredar.

Publik menunggu langkah tegas APH. Transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa kini dipertaruhkan. Jika dugaan ini terbukti, maka penegakan hukum harus berjalan tanpa kompromi. Namun jika tidak, hasil pemeriksaan wajib dibuka secara terang agar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat.

Satu hal yang pasti: masyarakat berhak tahu ke mana setiap rupiah dana desa digunakan. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis, Polisi Selidiki Kepemilikan Senjata Api oleh Pengusaha di Bandar Lampung
Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Masyarakat Masih Menanti Pemerataan Kesejahteraan
Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap atas Dugaan Tindak Asusila terhadap Remaja 15 Tahun
Global Economic and Trade Tensions Reach a Historical Turning PointThe World Is No Longer Approaching Change—It Has Already Changed
Diduga Stres Hadapi Sengketa Tanah, Anggota DPRD Lampung Dianggap Bersikap Arogan terhadap Warga
Hadapi Medan Sulit, Dandim 0402/OKI-OI dan Danrem 044/Gapo Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
“Laptop Siluman” Guncang BGN: Dugaan Korupsi Ratusan Miliar, Publik Desak Penindakan Tegas
Jalinsum Jadi “Jalur Maut”, Pengerukan Aspal Dibiarkan, Nyawa Melayang di Sumber Jaya

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:50 WIB

Dana Desa Hujan Mas Disorot Keras! Dugaan “Permainan Volume” Menguat, APH Didesak Bongkar Total

Senin, 20 April 2026 - 00:32 WIB

Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis, Polisi Selidiki Kepemilikan Senjata Api oleh Pengusaha di Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 - 00:20 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Masyarakat Masih Menanti Pemerataan Kesejahteraan

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap atas Dugaan Tindak Asusila terhadap Remaja 15 Tahun

Minggu, 19 April 2026 - 23:44 WIB

Global Economic and Trade Tensions Reach a Historical Turning PointThe World Is No Longer Approaching Change—It Has Already Changed

Berita Terbaru