Jalinsum Jadi “Jalur Maut”, Pengerukan Aspal Dibiarkan, Nyawa Melayang di Sumber Jaya

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat — MediaViral.net

Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang selama ini menjadi jalur utama transportasi justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan. Di wilayah Sumber Jaya, Lampung Barat, proyek pengerukan aspal yang tidak segera diikuti perbaikan diduga menjadi penyebab meningkatnya kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa.

Aspal yang telah dikeruk menyisakan lubang-lubang dalam dan permukaan jalan yang tidak rata. Kondisi tersebut semakin berbahaya saat hujan turun, karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali oleh pengendara, khususnya pengendara sepeda motor.

banner 600x600

Kecelakaan Terjadi Hampir Setiap Hari

Warga menyebutkan bahwa kecelakaan di jalur dari Desa Dwikora, Lampung Utara menuju Lampung Barat terjadi hampir setiap hari. Sedikitnya enam orang dilaporkan mengalami luka parah, bahkan terdapat korban meninggal dunia yang diduga akibat terperosok ke dalam lubang bekas pengerukan jalan.

Baca Juga :  PERADI SAI DPC Serang Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Kekompakan

“Setiap hari ada saja yang jatuh. Apalagi kalau malam atau hujan, lubangnya tidak kelihatan,” ujar seorang warga.

Pengendara sepeda motor menjadi kelompok paling rentan karena sulit menghindari lubang yang muncul tiba-tiba di tengah jalan.


Minim Pengamanan, Risiko Semakin Tinggi

Kondisi di lapangan menunjukkan minimnya rambu peringatan dan pengamanan di area proyek. Tidak terlihat penanda yang cukup jelas untuk memperingatkan pengendara tentang adanya pengerukan jalan.

Padahal, dalam setiap proyek perbaikan jalan, aspek keselamatan seharusnya menjadi prioritas utama. Pengerukan tanpa pengamanan dan tanpa percepatan perbaikan dapat meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan.


Tanggung Jawab Dipertanyakan

Jalan Lintas Sumatera merupakan jalan nasional yang berada di bawah tanggung jawab pemerintah pusat melalui instansi terkait, bersama dengan kontraktor pelaksana proyek.

Baca Juga :  Polda Kalteng Menggelar Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke-78

Masyarakat kini mempertanyakan keseriusan pihak terkait dalam menangani kondisi ini. Jika kecelakaan terus terjadi akibat jalan yang tidak segera diperbaiki, maka hal tersebut berpotensi menjadi bentuk kelalaian yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.


Desakan Perbaikan Segera

Masyarakat berharap agar perbaikan jalan dapat segera dilakukan, disertai dengan pemasangan rambu peringatan dan pengamanan yang memadai. Selain itu, transparansi dalam pelaksanaan proyek juga dinilai penting agar publik mengetahui progres dan tanggung jawab pihak terkait.

Jalan sebagai fasilitas publik seharusnya memberikan rasa aman, bukan justru menjadi sumber bahaya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan jumlah korban akan terus bertambah. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru