Retret Kepala Daerah Disorot Tajam: DPRD “Digiring” Sejalan dengan Presiden, Fungsi Pengawasan Terancam Lumpuh?

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – MediaViral.net

Kegiatan retret kepala daerah se-Indonesia yang digelar pada 15–19 April 2026 di Akademi Militer Magelang kini tak sekadar menuai kritik, tetapi juga memantik kekhawatiran serius soal masa depan demokrasi daerah.

Sorotan keras datang dari mantan anggota DPRD Pringsewu, Sagang Nainggolan, yang menilai kegiatan tersebut berpotensi “mengerdilkan” peran legislatif dan mengaburkan batas kekuasaan.

banner 600x600

“DPRD itu pengawas pemerintah, bukan peserta pembinaan ala militer. Kalau pola seperti ini dibiarkan, jangan heran kalau fungsi kontrol hilang total,” tegasnya, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, pengumpulan para Ketua DPRD dalam satu forum dengan pendekatan disiplin militer bukan sekadar simbolis, melainkan mengirim sinyal kuat adanya upaya penyeragaman arah politik.

“Ini bukan lagi soal pelatihan, tapi soal penggiringan. Wakil rakyat seolah diarahkan untuk satu komando. Lalu di mana posisi kritis DPRD?” sindirnya.

Sagang mengingatkan bahwa Indonesia menganut prinsip trias politika, di mana kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus berjalan seimbang—bukan saling tunduk.

“DPRD bukan bawahan presiden. Kalau semua dibuat seirama, siapa yang berani mengkritik kebijakan yang merugikan rakyat?” ujarnya tajam.

Tak berhenti di situ, ia juga menyoroti aspek anggaran yang dinilai ironis di tengah gencarnya kampanye penghematan.

“Rakyat diminta hemat, tapi pejabat dikumpulkan dalam acara besar berbiaya tinggi. Ini kontradiksi yang nyata,” katanya.


Di sisi lain, kegiatan ini diketahui diinisiasi oleh Lemhannas dengan dalih memperkuat sinergi pusat dan daerah, serta membentuk karakter pemimpin yang disiplin dan patriotik.

Baca Juga :  DPC LKPN Simalungun Resmi Mendaftarkan Organisasi ke Kesbangpol Simalungun

Namun, di balik narasi tersebut, muncul pertanyaan yang tak bisa dihindari: apakah “penyamaan visi” yang digaungkan justru berujung pada hilangnya independensi?

Baca Juga :  Segenap Keluarga Besar Tanjunganom Nganjuk Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 H

Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan pentingnya keselarasan program, termasuk isu strategis seperti pengelolaan sampah, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga target Indonesia Emas 2045.

Akan tetapi, bagi sebagian kalangan, keselarasan tanpa ruang kritik justru berbahaya.

“Kalau semua sepakat tanpa kritik, itu bukan sinergi—itu penyeragaman,” tegas Sagang.


Kritik ini membuka perdebatan lebih luas: apakah retret ini benar-benar untuk memperkuat kepemimpinan, atau justru menjadi pintu masuk melemahnya fungsi pengawasan legislatif?

Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas, publik kini menunggu jawaban—apakah DPRD akan tetap berdiri sebagai suara rakyat, atau perlahan berubah menjadi perpanjangan tangan kekuasaan? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru